9 Tanda Awal Kehamilan Yang Jarang Dipahami

Reza Arya

Nusantara Satu Kesehatan – Tahukah Anda, jika tanda awal kehamilan merupakan saat yang paling ditunggu oleh seorang wanita yang mendambakan keturunan? Namun ada kalanya, pasangan suami istri benar-benar tidak mengetahui ciri-ciri kehamilan ini.

Terkadang mereka masih bingung membedakan tanda kehamilan (pregnancy symptoms) yang sebenarnya dengan akan datang waktu menstruasi. Lantas ciri-ciri apa yang biasanya muncul pada masa awal kehamilan? Berikut ulasan lengkapnya.

Tanda awal kehamilan yang harus Anda pahami

1. Perubahan pada payudara

Saat kehamilan terjadi, payudara membesar karena peningkatan produksi estrogen dan progesteron. Selain itu, payudara juga akan terasa lebih lembut, hal ini menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, sehingga payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang.

Kemudian, puting susu juga kian membesar dan warnanya semakin gelap, terkadang juga terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara. Selain itu, terjadi aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen) pada ibu hamil. Hormon ini diproduksi oleh tubuh saat seorang wanita mengalami kehamilan untuk menyiapkan ASI bagi bayinya.

2. Muncul flek, diikuti kram perut

Bercak darah biasanya muncul sebelum menstruasi dimulai, yaitu antara 8 hingga 10 hari setelah ovulasi. Kebanyakan orang salah mengartikan munculnya bercak darah saat hamil sebagai menstruasi. Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya dibarengi pula oleh kram perut.

Kondisi kram perut sebagai ciri wanita hamil, akan terjadi secara teratur. Kram perut ini akan terus berlanjut hingga trimester kedua kehamilan.

3. mual dan muntah (morning sickness)

<img decoding=

Sekitar 50 persen wanita hamil memiliki tanda-tanda ini. Pemicunya adalah lonjakan hormon secara tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut adalah HCG (human chorionic gonadotropin). Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran kemih.

Itu sebabnya, alas tes kehamilan dilakukan dengan menggunakan media air seni. Hal tersebut untuk mengukur terjadinya peningkatan kadar hormon HCG. Peningkatan hormon akan mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut, dan menimbulkan mual. Rasa mual sebagai tanda awal kehamilan biasanya hilang pada trimester kedua kehamilan.

Biasanya, rasa mual dan muntah ini terjadi pada waktu pagi hari. Padahal, mual dan muntah tersebut bisa saja terjadi pada siang dan malam. Bahkan, morning sickness terjadi saat ibu hamil mencium aroma atau wewangian tertentu.

4. Sering buang air kecil

Jika haid Anda terlambat satu atau dua minggu, salah satu tanda kehamilan adalah keinginan untuk buang air kecil lebih sering dari biasanya. Ini karena janin yang tumbuh di dalam rahim memberi tekanan pada kandung kemih dan akibat adanya peningkatan aliran darah.

Bukan itu saja, kandung kemih lebih cepat terisi urin dan keinginan untuk buang air kecil jadi semakin sering. Meningkatnya keinginan untuk buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Meski buang air kecil ini sering, sebaiknya jangan sampai Anda tahan. Hindari juga dehidrasi dengan memperbanyak asupan cairan tubuh.

5. Pusing dan sakit kepala

Tanda awal kehamilan berikutnya adalah Anda sering mengalami pusing dan sakit kepala. Gangguan pusing dan sakit kepala disebabkan oleh faktor fisik, yaitu: Kelelahan, mual, lapar dan tekanan darah rendah.

Selanjutnya, penyebab emosional yakni adanya perasaan tegang dan depresi. Kemudian, peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

6. Kelelahan dan Kantuk Berlebihan (Fatigue)

Rasa lelah dan kantuk pada wanita hamil disebabkan oleh perubahan hormonal dan peningkatan aktivitas beberapa organ vital,seperti ginjal, jantung, dan paru-paru. Kelelahan dan ngantuk berlebihan adalah tanda umum kehamilan pada seorang wanita.

Organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan wanita hamil saja, tetapi juga pertumbuhan dan perkembangan janin.

7. Sembelit

Percaya atau tidak, sembelit merupakan tanda kehamilan pada seorang wanita. Sembelit terjadi akibat adanya peningkatan hormon progesteron. Hormon ini melemaskan otot-otot rahim dan juga mempengaruhi relaksasi otot-otot dinding usus, sehingga menyebabkan sembelit atau kesulitan buang air besar. Keuntungan dari situasi ini adalah, memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih baik selama kehamilan.

8. Sering meludah (hipersilivasi)

Tanda awal masa kehamilan ini disebabkan oleh perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan. Tanda-tanda kehamilan seperti itu biasanya hilang saat kehamilan dimulai pada trimester kedua.

9. Peningkatan suhu inti tubuh

Saat kehamilan atau ovulasi terjadi, suhu basal tubuh wanita hamil meningkat. Kondisi ini berlanjut selama kehamilan. Tanda-tanda kehamilan (gejala kehamilan) di atas bersifat personal, tidak semua wanita pada awal kehamilan mengalaminya.