Anthurium, 5 Tips Pelihara Agar Tumbuh Subur dan Indah

Rizky Ramadhan

Nusantarasatu Tips – Bagi Anda para pencinta tanaman hias, pasti sudah familiar dengan tanaman Anthurium. Tanaman hias yang satu ini merupakan keluarga Araceae. Jenis ini sebetulnya masih berkerabat dekat dengan tanaman hias populer lainnya seperti Philodendron, keladi hias, dan Alokasia. Anthurium begitu digemari oleh banyak orang, karena memiliki keindahan warna dan variasi bentuk bunga, serta bentuk daun yang beragam. Maka tidaklah heran, kalau banyak orang biasanya memajang tanaman ini di lingkungan rumah.

<img decoding=
Merawat Anthurium

Bahkan beberapa tahun terakhir, tanaman Anthurium menjadi salah satu tanaman yang dicari hingga harganya cukup mahal. Yang paling khas dari tanaman ini adalah bentuk daunnya panjang bergelombang di tepinya dengan panjang 10 hingga 30 cm dan berwarna hijau tua. Wajar jika tanaman ini menggoda dan menyejukkan dipandang mata.

Habitat asli tanaman Anthurium berada di Amazon yang beriklim tropis dan iklim ini mirip dengan Indonesia. Hal tersebut menjadikan pertumbuhan tanaman Anthurium semakin maksimal. Khususnya daun, batang, dan bunga Anthuriumnya. Biasanya pembibitan tanaman hias yang satu ini dari biji dan juga bisa melalui stek.
Nah bagi yang awam, mungkin belum terlalu mengerti tips dan cara merawat tanaman ini agar tumbuh subur. Buat Anda ingin melihatnya di rumah tampak indah dan subur, bisa menyimak cara merawatnya dibawah ini.

Tips Pelihara Anthurium

1. Perhatikan Media Tanam Yang Baik.

Untuk menanam Anthurium, yang pertama harus diperhatikan adalah media tanam yang digunakan. Perhatikan, apakah media tanam tersebut baik dan pas untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Sebaiknya media yang digunakan dapat menyaring air keluar sehingga bunga tidak akan cepat busuk. Media tanam ini bisa berupa campuran tanah hama, pupuk kandang, dan sekam padi. Lebih baiknya lagi Anda dapat memberikan unsur lainnya, yaitu kulit kayu yang sudah kering, sabut kelapa, dan cacahan sayur pakis. Sehingga tanaman ini akan terjaga pertumbuhan akarnya.

2. Sterilisasi.

Teknik sterilisasi bertujuan untuk memudahkan tanaman Anthurium supaya tidak terkena hama dan penyakit. Cara sterilisasi bisa dilakukan dengan menjemur media supaya tidak terlalu basah menggunakan matahari dan sebelumnya disangrai terlebih dahulu. Sedangkan dengan cara kimia bisa menaburkan furadan ke media tanam sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan.

3. Atur Pencahayaan Yang Cukup.

Seperti kita ketahui bersama, tanaman ini dapat hidup di iklim tropis lembap dan tropis kering. Jadi usahakan tanaman Anthurium mendapatkan pencahayaan yang cukup dan tidak terlalu lembap. Misalkan ditempatkan di pekarangan rumah, letakkanlah di tempat teduh, namun masih terkena sinar matahari.

4. Penyiraman Yang Pas.

Untuk penyiraman pada tanaman Anthurium tak perlu kapasitas air yang banyak. Sebab genangan air yang sangat banyak pada media tanah dapat merusak akar. Nah, penyiraman yang baik adalah di saat musim kemarau, sebaliknya saat musim hujan tak perlu disiram.

5. Pengendalian Hama dan Penyakit.

Perhatikan lingkungan tempat menanam atau meletakkan tanaman Anthurium Anda. Misalnya saja dengan memindahkan tanaman Anthurium di lokasi yang tidak dekat dengan banyak semut. Atau Anda bisa memberinya obat anti semut. Bila, tanaman ini terserang laba-laba, lap daun yang ada jaring laba-laba supaya tidak bersarang di tanaman.

Leave a Comment