Jajaran Kepolisian Diminta Kapolri Dengar Aspirasi Masyarakat

Nur Afni

Nusantarasatu.id – Seluruh jajaran kepolisian RI, diinstruksikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi, harapan, dan kemauan dari warga masyarakat. ” Datang ke masyarakat dengarkan apa yang mereka inginkan. Bila perlu kumpul masyarakat di tingkat polsek, polres, dan polda, sehingga tahu apa yang harus ditingkatkan. Akan muncul trust dari masyarakat. ” ucap Listyo Sigit dalam pengarahannya di Polda Lampung berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta.

Pernyataan Kapolri ini disampaikan ketika memberi arahan terkait sekitar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas), penanganan Covid-19, hingga soal transformasi Polri yang Presisi. Lebih lanjut dirinya menambahkan, dengan mendengar langsung keinginan dari warga masyarakat, Polri bisa menjadikan pesan warga sebagai bahan evaluasi atau acuan untuk mewujudkan Korps Bhayangkara yang semakin dipercaya dan dicintai warga.

Pelayanan Publik Harus Ditingkatkan Menjadi Lebih Baik

Instruksi dan arahan yang diberikan tersebut sambung Kapolri, bukan hanya harus dijalankan oleh Polda Lampung saja, melainkan juga harus dilaksanakan oleh seluruh Polda dan personel kepolisian. Kemudian untuk meningkatkan kepercayaan dari masyarakat, mantan Kabareskrim Polri ini turut menegaskan, bahwa pelayanan publik harus terus ditingkatkan menjadi lebih baik. Ia menyatakan, tidak ingin mendengar adanya pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Dalam semangat Polri yang presisi kata orang nomor satu di institusi Kepolisian tersebut, tidak boleh ada perbedaan pelayanan masyarakat, kemudian dilakukan dengan cepat, ramah, dan humanis. Sehingga dengan begitu ungkap Kapolri, kepolisian akan mendapatkan doa dan apresiasi warga yang akan berdampak pada organisasi Polri secara keseluruhan. ” Layani pengaduan dengan cepat sehingga masyarakat mengetahui kita melakukan respons apa yang mereka keluhkan. Cek apakah itu berjalan atau belum. Karena ini tidak mudah. Mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan. ” tuturnya.

Pada kesempatan inipun ia menerangkan, bila semua upaya tersebut harus dikomandoi dengan sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan kuat dan pengawasan sistem ketat. Tujuannya yaitu untuk menghindari adanya penyimpangan oknum kepolisian yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

Leave a Comment