Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia: Produk Unggulan Di G20, IKM Dipacu Tembus Pasar Ekspor Dan BUMN Siap Investasi ke Brand Lokal

Karakter Bangga Buatan Indonesia (BBI) diminta oleh Menko bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan bisa masuk dalam kurikulum pendidikan

bangga buatan indonesia

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional an menjadi berita utama akhir aakhir ini.

Produk Unggulan Daerah Akan Tampil di Puncak Acara G20

Disebutkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, bahwa produk-produk unggulan dari seluruh daerah yang telah melaksanakan kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), akan ikut ditampilkan di Bali untuk mendukung acara puncak KTT G20 tahun ini. ” Saya berharap produk unggulan dari seluruh daerah lokus (tempat) BBI dapat kita tampilkan di Bali untuk mendukung G20 nanti. ” ucap Luhut secara virtual dalam acara pembukaan Gernas BBI Sumatera Barat yang dipantau secara daring di Jakarta.

Sehubungan dengan hal tersebut, Luhut pun mengharapkan agar Sumatera Barat dapat menghadirkan pameran tersendiri terkait tradisi songket dalam acara internasional itu. ” Kami berharap dari Sumatera Barat bisa ada nanti satu pameran sendiri untuk satu tradisi songket dari Sumbar untuk ditampilkan nanti di pameran di G20. ” imbuhnya.

Lebih jauh disampaikan oleh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Gernas BBI itu, hingga bulan Februari 2022, Gernas BBI telah membuat sebanyak 18 juta unit UMKM masuk ke ekosistem digital (onboarding), sejak diluncurkan pada tanggal 14 Mei 2020. Adapun jumlah tersebut terangnya, setara dengan 60 persen dari target 30 juta unit UMKM yang onboarding pada 2023 mendatang.

<img decoding=
Bangga Buatan Indnesia

Lewat Gernas BBI, Diharapkan Produk Unggulan Daerah UMKM Bisa Meningkat

Oleh karena itu dirinya meminta, agar setiap daerah yang telah melaksanakan kampanye Gernas BBI untuk dapat melakukan pendampingan. Sehingga, bukan hanya sekadar masuk sistem digital saja, tetapi juga mampu meningkatkan transaksi penjualan UMKM. ” Gernas BBI telah diaktivasi di daerah-daerah. Pada tahun 2021 lalu kita jalani di 12 provinsi dan tahun 2022 ini juga menjangkau 12 provinsi. Setiap bulan kami lakukan dan begitu selanjutnya hingga 2023, BBI akan bisa hadir di seluruh provinsi. ” ujar Luhut Binsar Panjaitan.

Bukan cuma secara luring, program Gernas BBI juga akan menampilkan pameran virtual produk unggulan daerah yang disiapkan oleh Telkom. ” Mohon dukungan kita semua untuk membelanjakan di virtual expo BBI ini. ” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, bahwa Gernas BBI merupakan program kampanye yang dimaksudkan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk buatan dalam negeri, serta untuk membangkitkan UMKM. Sementara itu, Gernas BBI Sumatera Barat sendiri resmi dibuka oleh Wakil Presiden Maruf Amin di Pelataran Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa, dan akan berlangsung selama tiga bulan di tiga tempat berbeda. Yaitu di Bukittinggi pada April, Payakumbuh pada bulan Mei dan Padang pada bulan Juni.

Kemampuan Industri Kecil Menengah (IKM) untuk menembus pasar ekspor, terus dipacu oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) lewat pendampingan intensif kepada IKM terpilih asal Lampung. Hal tersebut dilakukan dalam rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) tahun 2022.

“ Pendampingan bisnis ini merupakan program keberlanjutan Gernas BBI 2022 untuk menaikkan jumlah unit artisan Indonesia (UMKM/IKM), sekaligus menciptakan nilai bagi produsen dan konsumen agar memiliki produk lokal yang berkualitas. “ ucap Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta.

Untuk diketahui bersama, saat ini Kemenperin telah memulai pendampingan intensif kepada 30 IKM unggulan Lampung, hasil kurasi melalui platform e-SmartIKM. Oleh sebab itu, Kemenperin juga sudah menggandeng pemerintah provinsi, kabupaten dan kota Lampung. Bukan itu saja, pihak Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan(OJK), top brands, Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara), dan Dekranasda juga turut digandeng untuk menggelar kick off Gernas BBI Lampung pada tanggal 17 Maret 2022 lalu.

Pada acara itu, Kemenperin sekaligus mengumumkan sebanyak 30 IKM terpilih yang diseleksi dari 478 IKM pendaftar melalui website esmartikm.id. “ Sebanyak 30 IKM unggulan Lampung ini berasal dari berbagai kabupaten/kota di Lampung yang memproduksi beragam komoditas yaitu makanan dan minuman (19 IKM), mainan anak (1 IKM), fesyen (3 IKM), kerajinan (7 IKM), serta mesin teknologi tepat guna (1 IKM). ” tutur Agus Gumiwang.

<img decoding=
Agus Gumiwang

Lebih jauh dirinya menyebutkan, bila 30 IKM ini terpilih melewati tiga tahap kurasi. Baik dari segi persyaratan dasar, mapping tingkat literasi digital pendaftar e-Smart IKM, hingga berbagai kriteria penilaian seperti aspek produk, pengelolaan bisnis, hingga aspek manfaat sosial dan lingkungan.

Rafin’s Snack Jadi IKM Lampung Yang Melejit Gernas BBI

Sementara itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita, salah satu IKM asal Lampung yang mulai melejit karena kualitas produk dan strategi pemasaran daring yaitu Rafin’s Snack. “ Rafin’s Snack yang terkenal dengan produk kulit ikannya juga telah menjangkau pasar Mesir, dan sempat dijual di perhelatan MotoGP Mandalika. Ini bukti bahwa makanan ringan Indonesia tak hanya disukai lidah wisatawan lokal, tapi juga mancanegara. ” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa Rafin’s Snack memproduksi beragam makanan ringan khas Indonesia berbahan baku kulit ikan patin (fish skin) dan dikemas secara apik. Bukan hanya keripik kulit ikan, Rafin’s Snack memproduksi pula keripik kentang, keripik singkong, dan keripik pisang kepok. Dijelaskan oleh pendiri Rafin’s Snack, Muhammad Ravie Cahya Anso, saat gelaran MotoGP 18-20 Maret lalu, Rafin’s Snack sengaja dijual dengan kemasan premium, khusus untuk acara tersebut. “ Setelah acara, kami dapat distributor dengan harga lebih bagus untuk memasarkan produk dengan kemasan premium untuk masuk ke pasar modern. ” ungkap Muhammad Ravie.

Rafin’s Snack sendiri, selama ini banyak dipasarkan lewat toko jajanan serta oleh-oleh di tujuh kota besar melalui reseller dan toko daring. Bahkan sejak akhir tahun 2021 lalu, produk ini juga telah rutin dikirimkan ke Mesir. “ Konsumen Mesir sangat menyukai keripik talas, singkong, dan kulit ikan karena mereka kurang familiar dengan talas dan singkong. Kami kirim biasanya 600 kg per minggu, dan sampai sekarang ada permintaan tambahan pengiriman, namun kami baru sanggupi maksimal dua kontainer per bulan. ” ujarnya.

Dan usai sukses mengekspor produknya ke Mesir, kedepannya Rafin’s Snack juga berencana menjajaki pasar Jepang dan Singapura. “ Di Jepang agak lebih detil persyaratannya, terutama soal teknik penggorengan. Karenanya, kami sedang cari strategi agar bisa memenuhi ini. ” pungkasnya

BUMN Siap Investasi ke Brand Lokal

<img decoding=
Bangga Buatan Indonesia Sarinah

Bangga Buatan Indonesia Gernas BBI – Dijelaskan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, bahwa BUMN siap berinvestasi kepada merek-merek lokal agar brand lokal tersebut bisa naik kelas. ” Karena itu kita juga siap ada investasi kepada merek-merek lokal agar brand-brand tersebut bisa naik kelas. ” kata Menteri Erick Thohir ketika menyampaikan Kuliah Umum di Universitas Islam Darul `Ulum, Lamongan, Jawa Timur, yang dipantau secara daring dari Jakarta.

Kemudian orang nomor satu di lingkungan Kementerian BUMN inipun mengungkapkan, bila pihaknya akan melakukan investasi terhadap brand-brand lokal karena produk dalam ecommerce tidak semuanya merupakan produk asing. ” Karena itu kemarin bapak Presiden RI Joko Widodo menekankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lokal sampai dengan 40 persen. ” imbuhnya.

<img decoding=
Erick Thohir

Sarinah Jadi Eltalase Bagi Brand Lokal

Lebih lanjut dirinya turut mengatakan, bahwa Kementerian BUMN sendiri telah menghadirkan Sarinah sebagai etalase bagi produk-produk karya anak bangsa. ” Kita juga sudah membuat etalase bagi brand-brand lokal yakni Sarinah. Sarinah yang dulu merupakan sejarah hampir terlupakan, sekarang kita bangunkan dari tidur di mana Sarinah sebagai etalase bagi produk-produk lokal. ” tuturnya.

Iapun berpendapat, jika ini yang dinamakan dengan ekosistem. Dimana ekosistem dapat terwujud bila seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan, pengambil kebijakan, dan tentu generasi muda, mengambil perannya. ” Kita punya hal yang sudah kita miliki yakni gotong royong. Kita sudah punya fondasi itu, jadi bukan fondasi atau kepercayaan baru. Kita sudah memilikinya dalam budaya kita. ” tegas Erick Thohir.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Menteri BUMN telah mendorong investasi pada merek atau brand lokal karya anak-anak muda Indonesia. Dikatakan oleh Erick Thohir, bahwa pihaknya juga meluncurkan Sembrani Fund agar merek-merek lokal tersebut ada yang investasi. Bukan hanya Merah Putih Fund yang investasi di startup-startup. Selain itu, Sarinah akan membuatkan etalase bagi merek-merek lokal tersebut. Sehingga dirinya mengharapkan, agar ini menjadi ekosistem, karena tidak mungkin merek-merek lokal karya anak muda Indonesia bisa berjalan dengan sendiri-sendiri. Sebab sambungnya, dengan bergabung menjadi satu kesatuan ekosistem maka akan mampu mendorong brand Indonesia.

30 Juta UMKM Ditargetkan Masuk Toko Daring

<img decoding=
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memiliki target, ada sebanyak 30 juta UMKM atau artisan dapat onboarding di toko daring atau marketplace hingga tahun 2023 mendatang.

Pada kata sambutannya ketika kegiatan Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Sandiaga Uno menyebutkan, bahwa sejak diluncurkan tanggal 14 Mei 2020 hingga Februari 2022 ini, Gernas BBI telah berhasil mendorong pembukaan peluang usaha dan lapangan kerja.

” Sebanyak 5,5 juta tambahan UMKM/artisan masuk ke dalam marketplace dengan total mencapai 17,2 juta di tahun 2021. Angka ini ditargetkan meningkat 57 persen menjadi 30 juta UKMM yang onboarding di tahun 2023. ” terangnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga menjabat Ketua Harian Gernas BBI tersebut turut menambahkan, jika pencapaian Gernas tersebut berkat gerak bersama kolaborasi berbagai pihak, mulai dari 29 kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, platform marketplace, hingga para top brand.

Lewat Program Gernas BBI, Hasilkan Transaksi Sebesar Rp36 Miliar

Dirinya menilai, lewat program Stimulus BBI, tercatat seiring dengan penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada Oktober hingga Desember 2021, telah menghasilkan lebih dari 150 ribu transaksi penjualan terkait Program Gernas BBI. ” Catatan transaksi tersebut menghasilkan total nilai sebesar Rp36 miliar. Salah satu fokus Gernas ke depan yaitu pendampingan UMKM selama tiga bulan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi sebagai target utama. ” imbuhnya.

Lebih jauh orang nomor satu di Kementerian Parekraf RI tersebut menerangkan, disamping pembelian oleh masyarakat umum, pengadaan barang dan jasa pemerintah bisa berkontribusi dalam meningkatkan transaksi pembelian produk dalam negeri, berdasarkan dari pengalaman Gernas BBI 2020 dan 2021.

” Untuk itu kegiatan Aksi Afirmasi Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri dalam rangka Gernas BBI oleh K/L, Pemda, dan BUMN berpotensi meningkatkan transaksi pembelian produk dalam negeri sebesar Rp400 triliun pada tahun ini. Kemarin telah tercatat Rp214 triliun. ” ucap Sandiaga Uno.

Aksi pembelian dan pemanfaatan Produk Dalam Negeri (PDN) yang dilakukan melalui e-katalog dan toko daring ungkapnya, mempunyai potensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 1,7 persen.

” Kami juga menyampaikan kepada Bapak Presiden, bahwa peran Kemenparekraf/Baparekraf dalam program Aksi Afirmasi ini salah satunya adalah untuk mendorong dan memastikan para pelaku kreatif/industri kreatif/UMKM kreatif untuk bergabung di e-Katalog LKPP sebagai etalase dan marketplace penjualan barang dan jasa kreatif mereka, agar dapat dibeli oleh instansi pemerintah pusat dan daerah. ” pungkasnya.

<img decoding=
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan

Karakter Bangga Buatan Indonesia Masuk Kurikulum Pendidikan

Sebelumnya, karakter Bangga Buatan Indonesia (BBI), diminta oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan, untuk bisa masuk dalam kurikulum pendidikan. Pada acara peluncuran Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Aroma Maluku: Belanja Cipta Nusantara, ia menilai, karakter BBI bisa jadi pondasi untuk mencetak generasi yang peduli dengan produk dalam negeri, siap berwirausaha dan berkompetisi. ” Kepada Mas Menteri Nadiem (Mendikbud Ristek), agar dapat mengawal hal ini dan memasukkannya dalam kurikulum pendidikan. ” tegas Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Luhut Apresiasi Mendikbudristek Beserta Jajaran Dengan Bangga Buatan Indonesia

Menurutnya, ada kolaborasi erat antara dunia pendidikan dengan dunia industri melalui kampanye Gernas BBI. Disebutkan oleh Luhut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sebagai penggagas acara dengan program Merdeka Belajar, telah menjadi solusi atas kesenjangan antara lulusan perguruan tinggi dengan industri.

” Apresiasi kami sampaikan kepada Mendikbud Ristek, beserta jajaran selaku campaign manager, Pemda Maluku, Garuda Indonesia, e-commerce, media, UMKM/IKM/Artisan lokal serta siswa/siswi SMK di Maluku, serta kepada Bapak Gubernur Bank Indonesia dan kantor perwakilan Maluku atas dukungannya untuk Gernas BBI hari ini. ” tuturnya.

Pada kesempatan ini ia turut berharap, agar karya pendidikan vokasi bisa dimanfaatkan oleh industri dalam negeri, termasuk kementerian/lembaga/pemerintah daerah. Misalnya, mesin Computer Numerical Control (CNC) karya siswa/siswi SMK di Surakarta yang sudah berstandar industri dan tersedia di pasaran.

” Saya berpesan kepada Kementerian Perhubungan, untuk memanfaatkan dan membeli produk CNC tersebut. Kalau bukan kita, siapa lagi. Kita semua harus terus membeli produk-produk dalam negeri, seperti langkah Kemendikbud Ristek membeli laptop buatan dalam negeri sebesar lebih dari Rp1,3 triliun. Dan ini saya kira merupakan langkah yang strategis harus diikuti semua K/L. ” imbuhnya.

Matching Fund Kedaireka Dikti Berhasil Dimanfaatkan Perguruan Tinggi di Jambi

Selanjutnya sebagai contoh, matching fund Kedaireka Dikti telah berhasil dimanfaatkan oleh salah satu perguruan tinggi di Jambi. Yang bekerjasama dengan pemda setempat, telah berhasil mengembangkan program kewirausahaan di SMA Negeri 5 Jambi. ” Ini menjadi model kolaborasi yang baik untuk diaplikasikan di daerah lainnya. “ ucap Luhut Binsar Panjaitan.

Luhutpun kemudian membeli salah satu karya buatan masyarakat Maluku yang dijual di acara, yaitu kain yang dibuat dari bahan-bahan alami. Ia mengajak, agar semua pihak Bangga Buatan Indonesia dan membeli produk buatan Indonesia. Disamping Menko Luhut, hadir pula di acara Gubernur BI Perry Warjiyo, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, Menkop UKM Teten Masduki, serta juga Menparekraf Sandiaga Uno.


Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline