Anda Sering Batuk dan Demam? Waspadai 3 Penyakit Ini

Terserang batuk dan demam, Anda harus berhati-hati, jangan sepele keluhan bisa saja terserang Tuberkulosis, Kanker Paru, Penyakit Paru

Batuk Dan Demam

Nusantarasatu Kesehatan – Ketika Anda terserang batuk dan demam, sebagian besar orang akan memilih untuk beristirahat atau membeli obat di kios dari pada memeriksakan diri ke dokter. Hal itu tidaklah heran, sebab keluhan tersebut memang terkesan ringan dan dapat diobati sendiri di rumah. Namun begitu, Anda tetap harus berhati-hati, jangan anggap sepele keluhan batuk dan demam. Karena ternyata keluhan ini bisa menjadi tanda dari berbagai penyakit serius yang bahkan dapat mengancam keselamatan jiwa. Berikut ini adalah di antaranya:

1. Tuberkulosis (TBC)

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan ditularkan melalu droplet atau udara. Apabila seseorang terkena TBC, maka gejala yang akan timbul adalah batuk-batuk yang tidak kunjung sembuh. Disamping itu, pasien TBC juga dapat mengeluh batuk berdarah, sesak napas, banjir keringat di malam hari, serta nafsu makan dan berat badan menurun.

<img fetchpriority=
kanker_paru_paru

Jadi, apabila Anda mengalami batuk dalam jangka waktu lama yang disertai dengan demam dan berkeringat di malam hari, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan secara menyeluruh. Pemeriksaan dahak juga perlu dilakukan untuk memastikan diagnosis. Penyakit TBC dapat diobati dengan pemberian obat anti tuberkulosis (OAT) selama 6 bulan dan harus diminum setiap hari secara teratur. Jika tidak diminum secara teratur dapat menyebabkan kegagalan pengobatan dan resistensi (kekebalan) kuman.

2. Kanker Paru

Kondisi ini merupakan keadaan dimana sel paru tumbuh secara tidak terkendali. Sel pada kanker paru juga dapat mengalami penyebaran ke berbagai organ tubuh seperti hati, tulang dan otak. Kanker paru umumnya menyerang orang tua yang berusia lebih dari 40 tahun. Walaupun sering dikaitkan denganrokok, tetapi kanker paru juga dapat ditemui pada orang yang tidak merokok.

Penyebabnya bisa bersumber dari zat racun seperti asbes, silica atau bensin yang terhisap. Gejala yang biasanya dialami penderita kanker paru-paru adalah batuk, sesak napas, demam serta mengalami penurunan berat badan. Sedangkan untuk pengobatan kanker ini tergantung dari tipe, stadium dan kondisi tubuh secara umum. Terapi kanker yang biasa dilakukan adalah pembedahan pada kanker tahap awal, kemoterapi dan radiasi pada kanker tahap lanjut.

3. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit dengan gejala batuk berdahak dan sesak napas. Gangguan kesehatan tersebut terjadi pada saat saluran udara dan kantung udara di organ paru meradang atau rusak. Lazimnya, penyakit ini menyerang orang berusia 45 tahun yang menjadi perokok aktif. Bila kondis iini disertai dengan infeksi paru, maka gejala sesak napas menjadi lebih berat, dan terkadang penderita juga dapat merasakan demam.

PPOK dapat dihindari dengan cara berhenti merokok dan menghindari polusi udara. Tetapi bila sudah terlanjur terserang PPOK, pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian obat bronkodilator dan steroid.

Batuk serta demam terkadang dianggap sebagai penyakit ringan yang dapat diobati sendiri atau cukup mengkonsumsi obat yang dibeli di warung. Namun sebaiknya Anda perlu waspada, karena bisa jadi batuk dan demam yang sedang dialami adalah gejala dari ketiga penyakit di atas. Apabila batuk dan demam tak kunjung reda, segera periksakanlah diri Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline