Pemkot Batam Salurkan Dana BLT ke 28.990 KPM

Sebanyak 28.990 keluarga penerima manfaat, telah mendapatkan dana bantuan langsung tunai, yang disalurkan oleh Pemerintah Kota Batam

Ilustrasi Dana Bantuan Langsung Tunai BLT

Nusantara Satu Ekonomi – Sebanyak 28.990 keluarga penerima manfaat (KPM), telah mendapatkan dana bantuan langsung tunai atau Dana BLT yang disalurkan oleh Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau. Disampaikan oleh Pelaksana Tugas Harian Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam Leo Putra di Batam, bahwa hal tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan dari pemerintah pusat dalam upaya pengendalian inflasi pasca kenaikan harga BBM.

Penyaluran Dana BLT Di Batam Dilakukan Secara Bertahap

Kemudian dirinya menambahkan, jika penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai tersebut dilaksanakan secara bertahap, sesuai dengan kecamatan yang ada. ” Total jumlah penerima sebanyak 28.990 KPM, di hari pertama ini kita salurkan kepada 1.271 KPM di Kecamatan Lubuk Baja. ” jelas Leo Putra.

Pada kesempatan yang sama dirinya mengungkapkan, bila Keluarga Penerima Manfaat yang memperoleh bantuan itu yakni warga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS ) di Kota Batam. Namun sambung Leo, mereka tidak menerima bansos yang diberikan dari pemerintah pusat, seperti PKH, sembako, BLT dan lainnya. ” Dalam DTKS sudah dapat by name by address. Awalnya kami verifikasi sekitar 54 ribu KPM. Hasilnya 28.990. ” ucapnya.

<img decoding=
Penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai di Pemkot Batam

Penyaluran Dana BLT Di Batam Ditargetkan Selesai Selama 31 Hari

Lebih jauh iapun menegaskan, bahwa penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai tersebut ditargetkan akan rampung dalam kurun waktu 31 hari lewat PT Pos Indonesia. Dan bagi warga masyarakat yang telah terdata sebagai penerima BLT lanjut Leo Putra, dihimbau untuk membawa undangan dari PT Pos Indonesia, KTP serta kartu keluarga pada saat pengambilan bantuan tersebut.

” Kemudian diverifikasi di dua meja yang telah disediakan. Petugas lebih mengutamakan kaum lansia, ibu hamil, pembawa anak, warga yang sedang pemulihan setelah sakit. Setelah diverifikasi, lalu warga pindah ke meja yang ada disebelahnya, yang khusus memberikan uang tunai senilai Rp300 ribu. Lalu petugas juga memotret satu per satu warga bersama dengan kertas undangan, KTP dan uang tunai. ” pungkasnya seraya menyebutkan, bila setiap penerima bansos akan mendapatkan Rp300 ribu per KPM dengan penyaluran sekali saja.

Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline