Peluncuran Sertifkat Badan Hukum BUMDes Jadi Tonggak Sejarah

Mulyadi

Nusantarasatu.id – Dikatakan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, jika peluncuran sertifikat badan hukum untuk 1.604 badan usaha milik desa (BUMDes) dan 23 BUMDes Bersama, merupakan momen bersejarah untuk mendorong kesejahteraan desa. ” Saat ini terdapat 5.170 dari 26.903 BUMDesa dan 80 dari 1.665 BUMDesa Bersama telah mengajukan sebagai badan hukum. Hari ini menjadi tonggak sejarah peluncuran sertifikat badan hukum 1.604 BUMDesa dan 23 BUMDesa Bersama. ” tutur Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam acara peluncuran dan Rakornas BUMDesa 2021 di Jakarta pada Senin (20/12/2021).

Berdasarkan data Kemendes PDTT, hingga tanggal 19 Desember 2021, terdapat 26.903 BUMDes yang mendaftar nama dan 1.665 untuk BUMDes Bersama. Dalam acara peluncuran yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo tersebut, Mendes PDTT menerangkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja telah menetapkan sebagai badan hukum.

Proyek Percontohan Dikelola Oleh BumDes Bersama di Tujuh Kabupaten

Dengan begitu, menjadikan BUMDes dapat bekerja sama bisnis dan usaha dengan pihak lain, seperti uji tipe kendaraan bermotor, mengelola sumber daya air dan lain-lain. Mendes Abdul Halim Iskandar menuturkan, telah menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo telah dibuat proyek percontohan atau pilot project desa peternakan terpadu berkelanjutan. Dimana proyek percontohan tersebut dikelola oleh BUMDes Bersama di tujuh kabupaten di tiga provinsi. ” Hal itu selaras dengan Perpres 104 tahun 2021 yang berpihak pada masyarakat desa, utamanya warga miskin dan miskin ekstrem desa. “ ujarnya.

Pada kesempatan ini, Presiden Joko Widodo mendorong kepada para pengelola BUMDes untuk membuat kegiatan yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh warga desa. Jokowi menambahkan, jika BUMDes harus mengambil peran dalam memajukan ekonomi desa. ” BUMDesa, BUMDesa Bersama harus mengambil peran dalam kegiatan-kegiatan ekonomi yang bermanfaat. Jangan sampai justru mematikan usaha rakyat yang telah ada. ” ucap Presiden Joko Widodo.

Merujuk dari data Kemendes PDTT, sampai dengan tanggal 19 Desember 2021, ada 26.903 BUMDes yang mendaftar nama dan 1.665 untuk BUMDes Bersama.

Tinggalkan komentar