Angkat Motif Burung Goheba, DeChantique Ingin Batik Ternate Dikenal Luas

Nining Santoso selaku pemilik brand DeChantique dengan busana glamour batik menampilkan Keindahan Batik Ternate

Nusantara Satu Fashion – Keindahan Batik Ternate selama ini sudah dikenal luas dalam dunia fashion di tanah air. Dan untuk lebih menampilkan pesona keanggunan dari Batik Ternate, Nining Santoso selaku pemilik brand DeChantique, membuat beberapa busana glamour yang memadukan batik tersebut dengan material kain pilihan berwarna biru serta hitam. Pada rancangan Batik Ternate kali ini, DeChnatique mengangkat motif burung Goheba, yang dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai hewan tunggangan pendiri Kesultanan Ternate yaitu Raja Jafar Sadek.

Burung Goheba sendiri, diketahui kerap disamakan dengan burung Garuda, yang menjadi penjaga di keraton Kesultanan Ternate. “ Burung Goheba merupakan representasi dari sistem kerajaan Ternate. Burung berkepala dua ini, disimbolkan sebagai lambang kekuatan dan persatuan antara raja dengan rakyat. Itu artinya, bahwa Kesultanan Ternate adalah kerajaan yang berlandaskan pada nilai-nilai demokrasi dalam menjalankan sistem kenegaraan. “ terang Nining Santoso saat dijumpai seusai fashion show di acara Designer’s Day yang berlangsung di gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat.

Iapun menjelaskan, yang membuat dirinya tertarik untuk menampilkan Batik Ternate dalam rancangan busananya kali ini, karena rasa takjubnya dengan burung Goheba sebagai lambang kekuatan masyarakat Ternate dan pemersatu antara raja dengan rakyat melalui sistem demokrasi.

Disamping brand DeChantique sudah dikenal luas oleh masyarakat Ternate, karena punya francise disana, juga karena saya takjub dengan burung Goheba tersebut. Oleh karena itu saya merasa terpanggil untuk ikut memperkenalkan Batik Ternate dan lambang burung Goheba tersebut ke masyarakat luas, terutama para pecinta fashion Indonesia. Sehingga, masyarakat, terutama warga Ternate lebih mengenal lagi lambang kotanya tersebut. “ ucap Nining.

DeChantique Ingin Batik Ternate Dapat Dikenal Luas Hingga ke Penjuru Nusantara

Lebih jauh dirinya menambahkan, bahwa ternate adalah kota yang sedang berkembang, dan tentu saja batiknya belum begitu dikenal secara luas. Untuk itu ungkap Nining, DeChantique ingin mengangkat batik-batik Ternate agar dikenal secara luas hingga ke penjuru nusantara.

Dan karena kecintaan saya juga kepada kain wastra nusantara, sehingga sebagai desainer sepertinya punya tanggung jawab untuk mengangkat kain-kain batik yang masih jarang digunakan. Padahal, batiknya bagus-bagus dan cantik, hanya perlu lebih dikenal lagi. Dan harapan saya, dengan makin dikenalnya Batik Ternate, nantinya akan banyak orang yang datang ke Ternate untuk mencari batik tersebut. Sehingga secara pariwisata, dapat meningkatkan jumlah orang yang berkunjung ke Ternate serta meningkatkan perekonomian perjain batik Ternate. “ ujarnya.

Sementara ketika disinggung apa yang menjadi tantangan dalam merancang busana dengan menggunakan batik Ternate tersebut, wanita yang belum lama ini berhasil meraih penghargaan sebagai inpiring woman untuk kategori fashion itu menyampaikan, yakni bagaimana menampilkan keanggunan motif burung Goheba agar terlihat jelas.

Tantangannya, yaitu gimana mendesain batik tersebut supaya burung Gohebanya bisa terlihat jelas, dengan dua kepala dan ada lambang love atau hati di dadanya. Supaya bisa menyatu dengan yang lainnya, serta agar sayapnya juga terlihat jelas pesona keindahannya. “ tegas Nining Santoso.

<img src=“Nining-Santoso.webp” alt=“Angkat Motif Burung Goheba, DeChantique Ingin Batik Ternate Dikenal Luas” title=“Nining Santoso”>
Nining Santoso

Mengakhiri perbincangannya iapun mengharapkan, agar para pecinta fashion serta masyarakat luas lebih mencintai kain wastra nusantara. Karena lanjut Nining, kain wastra nusantara warisan leluhur bangsa, seperti Batik ternate ini, sudah diakui keindahannya bukan hanya di dalam negeri, namun hingga ke manca negara.

Sebagaimana diketahui, selain menyediakan beragam busana untuk harian dan acara-acara formil, selama ini Dechantique juga fokus pada busana berbahan kain batik dan gaun pesta glamour serta elegan. Adapun para pengguna busana-busana rancangan Dechantique, bukan hanya berasal dari kalangan pengusaha saja, namun juga dari kalangan sosialita tanah air, istri-istri pejabat dan politisi serta selebritis.

Sedangkan untuk store Dechantique, selain berada di Mall Ambasador, Kuningan, Jakarta Selatan, ada juga di Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, serta di Galeries Lafayette, Pacific Place, Jakarta Selatan. Disamping itu, store lainnya juga bisa dijumpai dibeberapa kota besar di tanah air, seperti di Bekasi dan Makassar. Dan untuk melihat berbagai koleksi busana rancangan Dechantique, para pecinta fashion dapat mengunjungi toko online di tokopedia serta akun instagram @dechantique26. (adv)

<img width=
Profile Nining Santoso

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline