Bolehkah Penderita Diabetes Makan Mie Instan?

Reza Arya

Nusantarasatu.id – Sebagai makanan cepat saji, mie instan tentunya disukai oleh banyak orang. Sayangnya, mie instan kerap disebut sebagai makanan tidak sehat, lantaran makanan ini mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi. Tidak hanya itu, mie instan juga rendah protein, serat, vitamin dan mineral. Mengingat kandungannya tersebut, apakah boleh para penderita diabetes mengkonsumsi makanan jenis ini?

Dilansir dari Sfgate, menurut American Diabetes Association, penderita diabetes boleh saja mengkonsumsi mie instan dan makanan kaya karbohidrat lainnya. Hanya saja perlu diingat, mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang banyak dan tidak terkontrol akan membuat Anda bertambah gemuk. Dan secara signifikan, tentunya akan menaikkan kadar gula darah, sehingga dapat memperburuk penyakit diabetes yang sedang Anda derita.

Itu sebabnya, bagi para penderita diabetes yang hendak makan mie instan, ada baiknya mengkonsumsi makanan jenis ini dengan porsi moderat (sedang) dan menyeimbangkan diet dengan melakukan aktivitas fisik. Bila Anda berolahraga secara teratur, rutin mengkonsumsi insulin atau obat diabetes oral, kemudian menyantap makanan tidak melebihi target kalori harian, Anda bisa menikmati mie instan tanpa takut berdampak pada kesehatan Anda.

Hal ini pun berlaku dengan makanan jenis lainnya. Yang terpenting adalah mengontrol asupan makanan Anda. Selain itu, hindari segala sesuatu yang bisa menyebabkan kenaikan gula darah Anda secara signifikan. Seperti yang sudah diuraikan sebelumnya, penderita diabetes diperbolehkan mengonsumsi mie instan. Dengan catatan, hanya sesekali dan dalam jumlah yang sedikit. Nah, tips berikut ini mungkin bisa jadi bahan referensi Anda apabila ingin mengkonsumsi mie instan agar tetap sehat.

1. Pilih Mie Yang Berserat Tinggi

Kebanyakan mie instan yang dijual di pasaran merupakan mie yang berbahan tepung putih, termasuk mie telur. Mie jenis ini akan membuat lonjakan signifikan terhadap gula darah Anda, karena mengandung karbohidrat sederhana. Sebagai solusinya, Anda bisa memilih mie yang terbuat dari tepung whole grain, tepung quinoa, tepung kacang hijau, dan lain sebagainya. Kandungan serat yang tinggi dalam bahan mie tersebut akan membuat Anda cepat kenyang, sehingga mencegah Anda makan terlalu banyak.

2. Buang Bumbunya

Cara lain untuk menikmati mie instan yang lebih sehat bagi para penderita diabetes adalah dengan membuang bumbu yang biasanya disediakan di dalam kemasan. Bumbu mie instan mengandung kadar natrium yang tinggi bahkan melebihi rekomendasi Dietary Guidelines for American 2015-2020. Kadar natrium yang tinggi ini dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Namun bukan berarti Anda hanya boleh makan mie yang terasa hambar. Anda bisa mencoba bahan-bahan lain untuk membantu meningkatkan rasa mie. Gunakan rempah-rempah yang tersedia di dapur Anda seperti cabe segar, lada, ketumbar, kecap ikan, dan lain sebaginya yang lebih alami dan tentunya lebih sehat. Ingat, semakin sedikit menggunakan bumbu instan pada mie, hal tersebut akan semakin baik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

3. Tambahkan Sayuran & Makanan Sehat Lainnya

Menambahkan beberapa jenis sayuran dan makanan sehat lainnya ke dalam mie instan, bukan hanya membuat makanan ini lebih sehat, tapi juga membuat rasanya lebih enak. Anda bisa menambahkan semangkuk mie dengan irisan dada ayam, brokoli, dan satu sendok teh minyak zaitun. Bahan-bahan tersebut sudah memenuhi kebutuhan Anda akan protein, karbohidrat, dan lemak tak jenuh.

4. Batasi Porsi Makan

Meski cara yang sudah dijelaskan di atas bisa membuat sajian mi instan Anda menjadi lebih sehat, namun ingat soal pentingnya pembatasan konsumsi makanan Anda. Jika dikonsumsi keseringan dalam porsi yang banyak, tetap tidak sehat. Sampai saat ini belum ada jumlah yang pasti tentang berapa kali makan mie instan yang dikatakan sering. Namun sejumlah penelitian mengungkapkan, bahwa tiga kali makan mie instan dalam seminggu sudah terlalu banyak. Sehingga, sebaiknya setiap orang mengonsumsi lebih sedikit dari itu.

Tinggalkan komentar