Teten Masduki: Disrupsi Digital Paksa UMKM Untuk Bertransformasi

Nur Afni

Nusantarasatu.id – Dikatakan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, bila disrupsi digital gelombang kedua memaksa para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk melakukan akselerasi transformasi digitalisasi. ” Tujuannya agar rakyat Indonesia bisa mengoptimalkan kekuatan ekonomi digital yang nilainya sangat besar. Tahun ini selama pandemi ada Rp640 triliun dan digital ekonomi kita di tahun 2025 diprediksi terbesar di Asia Tenggara, yakni mencapai Rp1.700 triliun. ” ucapnya saat melakukan peresmian Shopee Solo Creative and Inovation Hub di Solo Technopark, Jawa Tengah.

Lebih jauh disampaikan oleh Teten Masduki, dengan keberadaan Shopee Solo Creative and Inovation Hub tersebut, menjadi hal yang sangat penting bagi perekonomian nasional, khususnya di Kota Solo. Terlebih lagi sambung Menkop UKM, Indonesia mempunyai struktur demografi yang didominasi oleh anak muda, yaitu hampir 68 persen. ” Dari survei anak muda ini punya minat besar, hampir 70 persen berminat untuk menjadi wirausaha. Nah, kami ingin ke depan pengembangan wirausaha kita itu by design. Berbasiskan produk kreativitas dan inovasi teknologi. ” imbuhnya.

Target Kewirausahaan di Indonesia Capai 3,95 Persen Pada 2024

Sehingga dengan demikian, sektor UMKM dalam negeri memiliki daya saing tinggi di pasar domestik maupun di pasar global. Bukan itu saja terangnya, lewat keberadaan wadah-wadah kreativitas wirausaha tersebut, dirinya ingin agar jumlah pelaku usaha bisa terus bertambah. ” Saat ini persentase kewirausahaan kita masih 3,47 persen dan di 2024 targetnya naik menjadi 3,95 persen. Untuk menjadi negara maju minimum 4 persen. Dalam hal ini Shopee mengakomodasi anak muda di Solo untuk menjadi wirausaha muda yang unggul. ” tuturnya.

Sementara itu diungkapkan oleh Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja, bahwa Shopee bekerja sama dengan Pemkot Surakarta, berupaya menghadirkan ekosistem bagi UMK dan anak muda. Oleh karena itu diharapkan, agar wadah tersebut bisa menjadi semangat baru bagi pelaku UMKM ataupun anak muda, supaya mampu mengembangkan kreativitasnya. ” Kami memberikan wadah agar ekosistem ini bisa terbentuk. Kami hadirkan secara gratis, sehingga bisa dimanfaatkan untuk co-working space dan ruang meeting untuk eksplorasi, inovasi hingga kolaborasi. “ pungkasnyas.

Tinggalkan komentar