Erick Thohir: 4 Daerah Jadi Pilot Projek Ekosistem Makmur Kopi

Nur Afni

Nusantarasatu BUMN – Disebutkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, bahwa empat daerah akan menjadi pilot projek ‘Ekosistem Makmur’ untuk komoditi kopi. ” Empat daerah yang menjadi pilot projek tersebut yakni Lampung, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Jawa Timur. ” ujar Menteri Erick di Bandar Lampung.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, bahwa dari empat provinsi tersebut ada 4.600 hektar lahan petani yang akan menjadi pilot projek ekosistem makmur. ” Dengan empat daerah ini jadi pilot projek bukan berarti kita tidak sayang dengan daerah lain, tapi lebih baik mulai kecil dulu kemudian jadi besar dari pada besar tapi gagal. ” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Erick Thohir turut menyampaikan, bahwa beberapa bulan ke depan pihaknya pun akan melakukan pengecekan ke daerah-daerah yang menjadi pilot projek ekosistem makmur kopi ini. ” Mungkin beberapa bulan ke depan kami cek gagal apa tidak, karena ekosistem ini butuh offtaker. Kalau yang sekarang kita ekspor ini kan dibeli oleh Mesir semua, tapi eksportirnya tadi bilang produksi kita masih kalah jika dibandingkan dengan Vietnam. ” tuturnya.

Kualitas Kopi Indonesia Perlu Diperbaiki

Untuk itu iapun menegaskan, bahwa ke depan kualitas dan kuantitas kopi di Indonesia harus diperbaiki secara bersama-sama. ” Vietnam 1 hektare 5 ton dengan kadar air 13 persen, di kita 1 Hektar 2 ton dan kadar airnya masih di atas 13 persen. Ini yang harus sama-sama diperbaiki, tidak bisa sendiri atau mendiamkan petani kita, apalagi 96 persen lahan kopi masih dimiliki petani. ” kata Menteri BUMN.

Erick Thohir juga mengungkapkan, bahwa ekosistem makmur telah berjalan selama enam bulan dengan fokus pertama ada di komoditi padi, jagung dan tebu. Dengan melakukan pendampingan, memberikan asuransi saat gagal panen, membantu pembiayaan serta memberikan bibit tepat waktu dan di offtaker-kan. ” Berjalan waktu, saya sering ketemu dengan petani kopi di Indonesia. Sehingga terpikirkan kenapa kita tak bantu yang di kopi. ” ucapnya.

Menurutnya, pada ekosistem makmur kopi yang telah dijalankan ini, rata-rata penghasilan petani naik sebanyak 60 persen. Itu artinya, dapat dikatakan program tersebut berhasil. ” Tapi kan tidak mungkin ekosistem makmur ini kita dorong se-Indonesia melakukannya tanpa ada kerjasama dari Pemerintah Daerah. Maka saya mengajak Pemda agar ini jadi pilot projek mereka juga. ” pungkasnya.

1 thought on “Erick Thohir: 4 Daerah Jadi Pilot Projek Ekosistem Makmur Kopi”

Leave a Comment