Di Festival Budaya Komodo 2022, FIB UI Berdayakan Warga Masyarakat

Festival Budaya Komodo 2022 yang berlangsung di Desa Pulau Komodo (FIB UI) berupaya memberdayakan warga masyarakat setempat

Festival Budaya Komodo 2022

Nusantara Satu Budaya – Dalam penyelenggaraan Festival Budaya Komodo 2022 yang berlangsung di Desa Pulau Komodo, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada tanggal 3 hingga 5 November 2022, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) berupaya memberdayakan warga masyarakat setempat.

Diungkapkan oleh perwakilan tim UI yang juga Dekan FIB UI Dr. Bondan Kanumoyoso dalam keterangannya di Depok, bila pemberdayaan masyarakat tersebut dilakukan yakni dengan mendapat beberapa pembekalan. Antara lain jelasnya, dalam hal menyambut dan memberikan layanan terbaik kepada wisatawan yang berkunjung ke pulau ini, terutama dalam ajang berkelas internasional Festival Budaya Komodo 2022.

Festival Budaya Komodo 2022 Bertujuan Untuk Promosikan Pariwisata di Manggarai Barat

<img decoding=
Dr. Bondan Kanumoyoso

Iapun menambahkan, jika penyelenggaraan Festival 2022 ini bertujuan untuk mempromosikan sekaligus mengembangkan pariwisata di wilayah Manggarai Barat. Dirinya berharap, agar Festival Budaya dapat menjadi festival tahunan, sehingga dapat terus mempromosikan Desa Komodo sebagai Destinasi Wisata Budaya. Untuk itu, dalam penyelenggaraan kegiatan festival ini, tim Pengmas UI akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan kepariwisataan di kawasan Labuan Bajo. Yang meliputi sambung Bondan, biro perjalanan, transportasi dan kapal pesiar, serta UMKM yang bergerak di bidang wisata.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI Amelita Lusia yang hadir pada pembukaan Festival Budaya Komodo menyebutkan, bahwa lewat pengabdian masyarakat seperti yang dilakukan FIB UI ini, merupakan wujud sumbangsih sosial dan bentuk implementasi keilmuan dari masyarakat akademik UI. Pengabdian Masyarakat UI di Desa Komodo tersebut, dilaksanakan oleh sejumlah tim dari FIB UI. Tim itu terdiri atas Dr. Bondan Kanumoyoso, M. Hum, Dr. Taufik Asmiyanto, M.Si, Dr. Hendra Kaprisma, S. Hum, Murni Wudyastuti, M. Hum, dan Dwi Kristianto, S.Hut, M.Kesos.

Selanjutnya, tim tersebut secara bersama-sama akan mendampingi dalam melakukan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan ajang budaya berkelas internasional, Festival Budaya Komodo 2022. Dikatakan oleh Kepala Desa Komodo, H. Aksan, bahwa pihaknya merasa bersyukur, karena di tengah upaya mengembangkan pariwisata desa, hadir tim Pengmas UI yang mendampingi dalam menyiapkan dan melaksanakan Festival Budaya Komodo. ” Kegiatan ini merupakan upaya kami dalam mengangkat kembali tradisi dan budaya serta perekonomian masyarakat Desa Komodo. ” ujarnya.

Adapun Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang Nistyantara, S. Hut. M.Si, menyambut baik program pendampingan dari UI untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. ” Kami merasa terbantu dengan hadirnya Tim Pengmas UI di Desa Komodo dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan kepariwisataan. “ imbuhnya sambil menyatakan, bila Desa Komodo harus terus berbenah agar desa ini layak mendapatkan predikat sebagai desa wisata berbasis budaya.

Festival Budaya Komodo 2022 Digelar Selama 3 Hari Dengan Beragam Kegiatan

Sementara itu disampaikan oleh Ketua Pelaksana Festival Budaya Komodo 2022 Muhammad Sidik, bahwa acara ini diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 3 hingga 5 November 2022 besok, dengan beragam kegiatan. Antara lain yang pertama, yakni Upacara Ritual Persembahan untuk Leluhur Masyarakat Desa Komodo. Kedua Etnic Parade, dan yang ketiga Maritim Culture, lalu yang keempat bazar kuliner dan cenderamata serta yang kelima Live Music.

Untuk etnic parade, berisi berbagai seni tradisi masyarakat Komodo seperti Tari Alugere, Atraksi pencak silat, Tradisi Kolo kamba, dan permainan tradisional. Sedangkan Maritime Culture, berisi sejumlah kegiatan dan lomba-lomba berbasis tradisi maritim, seperti perahu layar, lomba perahu katiting, olah raga renang di laut, serta panitia juga berencana menyelenggarakan lomba foto bawah laut.

Disamping itu sambung Muhammad Sidik, festival ini juga akan diramaikan dengan pasar rakyat, dimana para wisatawan bisa menikmati aneka kuliner makanan khas Pulau Komodo dan berbagai souvenir asli Pulau Komodo. Lalu pada malam hari, peserta atau wisatawan dapat menikmati alunan musik dengan beberapa penyanyi kenamaan dari Labuan Bajo, sambil menikmati indahnya panorama pemandangan laut di malam hari dari bukit belakang desa Komodo.

Gelaran Festival Budaya Komodo 2022 tersebut, ditujukan untuk memperkenalkan Desa Komodo sebagai desa wisata budaya di kawasan Taman Nasional Komodo. Sebagai sebuah desa wisata budaya, Desa Komodo diketahui mempunyai dan melestarikan ratusan cerita rakyat yang hingga kini masih dituturkan oleh masyarakatnya. Aadpun salah satu legenda yang sangat mempengaruhi pola pikir, pola hidup dan masih diyakini oleh masyarakat Desa Komodo yaitu mengenai asal-usul keberadaan mereka.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline