Beragam Kebiasaan Buruk Yang Bisa Merusak Gigi Orang Dewasa

Reza Arya

kesehatan gigi dan mulut

Nusantara Satu Kesehatan Gigi Orang Dewasa – Memilikii gigi yang sehat, putih, dan bersih tentunya menjadi dambaan bagi setiap orang. Akan tetapi, ada beragam kebiasaan yang mungkin sering dianggap sepele padahal nyatanya bisa mengganggu kesehatan gigi dan mulut.

Adapun kebiasaan tersebut bisa berupa tindakan Anda terhadap gigi ataupu mengkonsumsi makanan tertentu yang dapat berakibat buruk terhadap kesehatan gigi. Lalu kebiasaan apa sajakah yang bisa berakibat buruk pada kesehatan gigi dan mulut? Untuk mengetahuinya, mari disimak uraian dibawah ini.

<img decoding=
Kesehatan Gigi Orang Dewasa

6 Kebiasaan Buruk Merusak Gigi Orang Dewasa

1. Merokok

Bukan hanya mengganggu kesehatan tubuh, merokok juga dapat merusak gigi dan mulut. Kandungan rokok yang terdiri dari tembakau, tar, nikotin, karbon monoksida, amonia dan yang lainnya, bisa mengiritasi bagian rongga mulut ketika dikonsumsi karena adanya pembakaran.

Kebiasaan merokok juga menjadi salah satu pencetus timbulnya gangguan serta penyakit rongga mulut. Gangguan itu berupa gigi yang berubah warna, peradangan pada gusi, serta bau mulut hingga penyakit kanker mulut.

2. Bernapas Dengan Mulut

Kebiasaan ini sering kali muncul disaat adanya gangguan pada jalan napas atau hidung. Misalnya karena ada kelainan anatomi hidung atau penyakit – penyakit hidung, seperti polip hidung, sinusitis, rinitis kronis, dan pembesaran tonsil di belakang hidung. Adapun dampak yang ditimbulkan dari kebiasaan ini yaitu rahang atas menjadi sempit, sehingga menyebabkan gigi akan berjejal atau tidak beraturan, peradangan pada gusi, serta bau mulut yang tidak sedap.

3. Konsumsi Minuman Bersoda

Minuman yang kerap disebut minuman berkarbonasi ini memiliki dampak buruk terhadap kesehatan gigi. Kandungan asam, gula dan karbonasi yang terdapat pada minuman tersebut dapat mempercepat pertumbuhan bakteri yang bisa menyebabkan kerusakan gigi.
Disamping itu, kandungan itu juga mempercepat terjadinya proses pengikisan lapisan enamel gigi yang merupakan lapisan luar pelindung gigi. Lapisan enamel yang terkikis dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif dan mudah berlubang.

4. Menggemeretakkan gigi

Kebiasaan ini sering juga disebut bruxism. Adapun yang menjadi pemicu Bruxism ini disebabkan oleh stres, kecemasan dan juga frustrasi. Umumnya kebiasaan ini terjadi pada malam hari di saat sedang tidur dan tidak disadari oleh penderitanya.

Bruxism mengakibatkan kerusakan pada lapisan atau permukaan gigi yang membuat gigi menjadi sensitif serta dapat menimbulkan gangguan pada sendi rahang. Kebiasaan buruk ini juga dapat mengganggu orang – orang di sekitar Anda (karena suara gemeretaknya, apalagi jika terjadi pada malam hari saat semua orang tidur).

5. Mengunyah Hanya Disatu Sisi

Kebiasaan mengunyah pada satu sisi juga berisiko menimbulkan gangguan pada sendi rahang, rasa sakit pada rahang, hingga sakit kepala sebelah / migrain. Hal tersebut disebabkan karena otot – otot pengunyahan tidak bekerja secara seimbang dan sendi pada sisi yang dipakai mengunyah bekerja secara berlebihan. Kondisi itu dapat mencederai struktur sendi dan otot terkait.

6. Jarang Ke Dokter Gigi

Memeriksakan kesehatan gigi orang dewasa dan mulut sejak dini sangatlah penting. Seringkali orang yang datang ke dokter gigi justru pada saat gigi sudah berlubang besar dan tidak dapat dipertahankan lagi. Padahal jika Anda rutin memeriksakan gigi, hal tersebut dapat dicegah. Mulailah rutin memeriksakan gigi Anda setidaknya 6 bulan sekali.

Anda dapat melakukan tindakaan pencegahan kerusakan pada gigi dan mulut dengan menghindari enam kebiasaan tersebut di atas. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan rutin menyikat gigi. Dengan begitu, gigi dan mulut Anda akan selalu kuat serta bebas dari masalah.

Leave a Comment