Ahmad Riza Hormati Semua Pihak Bila Ada Gugatan Soal UMP

Ahmad Riza Patria menghormati terhadap para pihak jika ada keinginan untuk menggugat secara hukum terkait naiknya upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Nusantarasatu.id Gugatan Soal UMP – Ditegaskan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, bila dirinya menghormati terhadap para pihak jika ada keinginan untuk menggugat secara hukum terkait naiknya upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022. ” Kami hormati apa pun yang dilakukan oleh para pihak. Kami menghargai. Ini kita di era demokrasi. ” tutur Riza saat ditemui di Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara, Minggu (19/12/2021).

Pernyataan tersebut diutarakan Wakil Gubernur DKI Jakarta menanggapi rencana Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta akan menggugat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kenaikan UMP 2022. Mereka berencana menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), karena keputusan Gubernur Anies Baswedan yang telah menaikkan UMP 2022 berpotensi menyalahi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Meski begitu, Riza tetap berharap polemik ini bisa diselesaikan dengan jalur musyawarah.

Keputusan Naiknya UMP Tidak Bisa Senangkan Seluruh Pihak

Iapun berpendapat, bahwa keputusan naiknya UMP sudah dipertimbangkan dengan matang oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sejumlah sisi sudah diperhitungkan dimulai dari kondisi perusahaan di DKI hingga keadaan buruh yang terkena dampak karena pandemi Covid-19. Meskipun Riza yakin, bila keputusan naiknya UMP DKI tidak bisa menyenangkan seluruh pihak. Tapi dirinya tetap berharap, jika permasalahan ini tidak harus sampai di meja hijau. ” Mari kita diskusikan apapun masalahnya yang ada di Jakarta ini bisa diselesaikan secara bersama sama bersinergi berkolaborasi. ” imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merevisi dan menaikkan UMP 2022 di DKI sebesar 5,1 persen menjadi Rp4.641.854 dari ketetapan sebelumnya yang hanya 0,85 persen, sebesar Rp4.453.935. ” Yang lebih penting adalah melalui kenaikan UMP yang layak ini, kami berharap daya beli masyarakat atau pekerja tidak turun. ” ujar Anies Baswedan di Jakarta, Sabtu (18/12/2021).

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2022 Capai 4,7 hingga 5,5 Persen

Dijelaskan oleh Gubernur DKI, bahwa revisi tersebut berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Bank Indonesia yang memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 mencapai 4,7 persen sampai dengan 5,5 persen. Selanjutnya, inflasi diproyeksi akan terkendali sebesar tiga persen atau berada pada rentang dua hingga empat persen. Begitu pun kajian yang dilaksanakan oleh Institute For Development of Economics and Finance (Indef), yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 sebesar 4,3 persen.

Pada kesempatan itu orang nomor satu di jajaran Pemprov DKI Jakarta tersebut menerangkan, bila keputusan itu juga didasari kajian ulang dan pembahasan kembali bersama semua pemangku kepentingan terkait, serta dengan semangat kehati-hatian di tengah mulai bergeraknya laju ekonomi di Jakarta. ” Dengan kenaikan Rp225 ribu per bulan, maka saudara-saudara kita, para pekerja dapat menggunakannya sebagai tambahan untuk keperluan sehari-hari. ” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline