Menag Minta Rayakan Imlek Dengan Disiplin Prokes

Syahrizal Rahim

Nusantarasatu Nasional – Umat Konghucu, diminta oleh Menteri Agama RI (Menag) Yaqut Cholil Qoumas agar merayakan Tahun Baru Imlek dengan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes) yang dapat mencegah naiknya kasus Covid-19. ” Pandemi hingga hari ini belum berhenti. Apalagi dengan terus melonjaknya kasus penularan lokal varian Omicron, saat ini sudah seharusnya menjadikan kita makin berhati-hati. Mari kita rayakan Imlek tahun ini dengan kesederhanaan dan jalankan disiplin prokes tanpa mereduksi maknanya. ” ucap Menteri Yaqut dalam keterangan tertulis Kemenag yang diterima di Jakarta, Sabtu (29/1/2022).

Lebih lanjut Menteri Agama RI meminta, supaya Imlek dirayakan secara sederhana dan terbatas. Selain itu ia juga meminta, agar menghindari keramaian dan kebiasaan kumpul keluarga dalam jumlah besar dengan tidak pergi keluar kota. Sebab kata Yaqut, saat ini situasi pandemi Covid-19 dinilai masih membahayakan, terlebih lagi dengan adanya kenaikan kasus akibat Omicron. Dan untuk menjaga protokol kesehatan bisa terus berjalan dengan baik, ia meminta semua pihak untuk benar-benar menerapkan anjuran dalam Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2022 tentang pelaksanaan Hari Raya Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili.

Penyelenggara Wajib Berkordinasi Dengan Satgas Covid-19

Dalam aturan tersebut, Imlek bisa dilaksanakan di semua kelenteng, miao, litang ataupun xuetang. Namun dengan catatan lanjut Yaqut, harus digelar secara terbatas, yakni dengan kapasitas maksimal 10 persen sesuai dengan level PPKM di suatu daerah dari kapasitas tempat perayaan. Sementara itu bagi pihak penyelenggara, diwajibkan untuk berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di lingkungan setempat, pemerintah daerah serta pihak keamanan setempat. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui status zonasi serta menyiapkan tenaga kesehatan yang mengawasi protokol kesehatan selama acara berlangsung.

Pada kesempatan yang sama iapun turut mengharapkan, agar seluruh pihak dapat bekerja sama menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap penyelenggaraan hari besar keagamaan. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman serta terlindung dari Covid-19. ” Mari saling mengingatkan akan pentingnya menjaga disiplin prokes ini di berbagai kondisi, termasuk saat merayakan Imlek. ” pungkasnya.

Leave a Comment