Ma’ruf Amin Tegaskan, Jaga Kerukunan Tidak Mudah dan Murah

Syahrizal Rahim

Nusantarasatu.id – Diutarakan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, bahwa menjaga kerukunan antar umat beragama merupakan upaya yang tidak mudah dan tidak murah untuk dilakukan. Sehingga, pemerintah daerah harus memperkuat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Pernyataan ini disampaikan Wapres secara langsung kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey ketika membuka Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional ke-VI Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Hotel Sutan Raja Minahasa Utara, Sulawesi Utara. “ Pak Gubernur, FKUB ini harus kita jaga, kita pelihara. pemerintah bertekad untuk terus menguatkan dan saya tahu bahwa FKUB menjaga kerukunan itu tidak mudah dan tidak murah. Tidak mudah artinya cukup berat. ” ucap Wapres.

Seluruh Pemda Diminta Siapkan Anggaran Bagi Kegiatan FKUB

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menambahkan, Ketidakmudahan menjaga kerukunan antarumat beragama tersebut memerlukan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk memperkuat FKUB. Sedangkan terkait ketidakmurahan itu, ia meminta seluruh pemda untuk menyediakan anggaran yang mencukupi bagi kegiatan FKUB. “ Oleh karena itu, saya mengusulkan supaya semua pemda menganggarkan yang cukup untuk membiayai FKUB, karena memang tidak mudah dan tidak murah. Sebab kerukunan itu sangat mahal. ” tuturnya.

Lebih jauh orang nomor dua di Indonesia ini menyampaikan, bila merawat kerukunan di daerah menjadi tugas penting bagi FKUB guna mewujudkan stabilitas kerukunan nasional yang melibatkan antarumat beragama sebagai unsur utama. Iapun turut mengapresiasi kinerja FKUB yang tidak hanya bertugas menjaga kerukunan antarumat beragama, tetapi juga terlibat dalam penyelesaian konflik politik di masyarakat. “ Saya mendengar bahwa FKUB itu begitu besar perannya, tidak hanya bisa menyelesaikan kemungkinan terjadinya perselisihan agama, tapi di beberapa daerah mampu menyelesaikan konflik atau perselisihan pilkada, dimana FKUB mampu menyelesaikan permusuhan. ” ujarnya seraya berharap, agar FKUB bisa terus menjalankan dan meningkatkan perannya dalam menjaga kerukunan masyarakat di berbagai daerah.

Pemprov Sulawesi Utara Utamakan Aspek Kerukunan Dalam Pembangunan

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Gubernur Olly Dondokambey menyatakan, bila Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara selalu mengutamakan aspek kerukunan dalam pembangunan daerah. “ Pemprov Sulut menyadari dan selalu mengedepankan aspek kerukunan dalam mengiringi pembangunan dan kemajuan daerah. ” jelasnya.

Disamping itu lanjut Gubernur Sulawesi Utara, FKUB juga berperan aktif dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Sulawesi Utara, hingga kini angka kasus aktif di daerah tersebut menurun. “ Berkat dukungan semua pihak, FKUB dan pimpinan-pimpinan agama, kondisi pandemi di Sulawesi Utara kian hari kian membaik. Pelandaian kasus aktif terus terjadi, hingga kini kasus aktif yang masih dirawat tinggal 40 kasus. ” kata Olly.

Leave a Comment