Wamenkeu: IKN Nusantara Jadi Katalis Perbaikan Ketimpangan Wilayah RI

Wamenkeu Suahasil Nazara, bahwa dirinya merasa optimis jika IKN Nusantara akan menjadi katalis perbaikan ketimpangan wilayah di Indonesia

IKN Nusantara Konsep 221208

Nusantara Satu IKN Nusantara – Diungkapkan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, bahwa dirinya merasa optimis jika IKN Nusantara akan menjadi katalis perbaikan ketimpangan wilayah di Indonesia. ” IKN baru itu mencirikan di saat yang bersamaan menyikapi ketimpangan antara Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur, sekaligus menyikapi pembangunan Jawa dan luar Jawa. ” tegas Suahasil dalam acara “11th AIFED Post Pandemic Policy Day 2″ yang dipantau secara daring di Jakarta..

Pada kesempatan tersebut dirinya menyampaikan, bila nantinya dalam IKN Nusantara, kompleks inti pemerintah akan dibangun dengan anggaran negara. sementara itu untuk kotanya sambung Suahasil, akan dibangun dengan mengundang pihak swasta. Iapun menambahkan, bila pembangunan pusat pemerintahan di IKN Nusantara akan memakan waktu lebih cepat dibanding pembangunan kotanya. Walau demikian terang Wakil Menteri Keuangan RI tersebut, investasi infrastruktur di IKN Nusantara tidak akan terlalu besar atau bisa dikatakan sangat kecil.

<img decoding=
Suahasil Nazara

Bukan Hanya Katalis Perbaikan Ketimpangan Wilayah, Juga IKN Nusantara Jadi Salah satu Bentuk Strategi Indonesia di Tahun 2023

Adapun pembangunan IKN Nusantara sambung Suahasil Nazara, menjadi salah satu bentuk strategi pada tahun 2023 mendatang, khususnya dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur. Disamping melanjutkan pembangunan infrastruktur sambungnya, strategi lain yang akan dilaksanakan oleh pemerintah di tahun 2023 yaitu menemukan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Dan salah satunya kata Suahasil Nazara, yaitu dengan cara melakukan hilirisasi. ” Kami ingin melihat lebih banyak nilai tambah diciptakan di dalam negeri. Jadi jika Anda membaca berita tentang pelarangan ekspor, itu bukanlah tujuannya. Tujuannya adalah tentang hilirisasi dari banyak sumber daya alam di Indonesia, dari nikel, bauksit, dan lain-lain. ” imbuhnya.

Lebih jauh dirinya menyampaikan, untuk strategi berikutnya yang akan dijalankan pemerintah pada tahun 2023, adalah melaksanakan transisi menuju ekonomi hijau. Hal ini dimaksudkan kata Suahasil, sebagai cara untuk memperoleh pertumbuhan masa depan bagi Indonesia. Dan itu merupakan alasan pemerintah sedang menyusun pajak karbon saat ini dalam mekanisme transisi energi. Sedangkan strategi yang terakhir lanjut Wamenkeu RI, yakni menggencarkan digitalisasi dalam perekonomian. Hal tersebut merupakan strategi pemerintah di tahun depan, di tengah kondisi yang akan sangat menantang bagi Indonesia dan akan banyak mengubah lanskap ekonomi domestik.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline