Kota Cerdas Raperda Pontianak & ITE Surabaya

Lahirnya kota-kota cerdas di Indonesia dimotivasi oleh Tito Karnavian melalui Integrated Technology Event (ITE) atau pameran teknologi terintegrasi

Kota Cerdas Walikota Pontianak

Semakin banyak kota yang termotivasi untuk menjadi Kota Cerdas atau smart city. Pontianak dan surabaya menginginkan kotanya menjadi kota cerdas yaitu kota yang menggunakan teknologi informasi untuk menjalankan roda kehidupannya yang lebih efisien

Raperda & Penataan PKL Pemkot Pontianak

Diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, bahwa Pemerintah Kota Pontianak mendukung Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) menjadi Perda tentang kota cerdas dan Penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di kota tersebut.

” Usulan Raperda Kota Cerdas ini sudah sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 18/2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 yang menetapkan salah satu kegiatan prioritas nasional gerakan menuju smart city. ” ujar Bahasan seusai menyampaikan pendapat Wali Kota terhadap dua Raperda usulan DPRD Kota Pontianak di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pontianak.

<img decoding=
Smart City

Implementasikan Kota Cerdas, Harus Hadapi Beragam Tantangan

Smart city atau kota cerdas, merupakan upaya-upaya inovatif yang dilaksanakan kota dalam mengatasi sejumlah persoalan. Yaitu, dengan memanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin sumber daya yang dimiliki. Dalam implementasi smart city terang Wakil Walikota Pontianak tersebut, tentu saja terdapat beragam tantangan dan peluang yang harus dihadapi.

Oleh karena itu terang Bahasan, penerapan kota cerdas tidak hanya sebatas yang berhubungan dengan masalah teknologi saja. Akan tetapi jelasnya, juga menyangkut bagaimana upaya-upaya inovatif dalam merubah ekosistem kota. ” Dengan tujuan mempertinggi efisiensi, efektivitas, memperbaiki pelayanan publik dan yang paling penting meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ” tutur Bahasan.

Perda Kota Cerdas Jadi Payung Hukum Regulasi Penerapan di Pontianak

Lebih jauh dirinya juga mengharapkan, agar Perda smart city nantinya mampu menjadi payung regulasi yang memperkuat dasar penerapan di Pontianak. Dimana dalam penerapannya ungkap bahasan, juga diperlukan pembangunan berkelanjutan. ” Sehingga akan tercipta layanan kepada masyarakat yang lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat. “ imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, sehubungan Raperda tentang penataan dan pemberdayaan PKL, Wakil Wali Kota Pontianak itupun juga menyatakan, dirinya mendukung disusunnya Raperda tersebut untuk mengatur keberadaan PKL sebagai payung hukum. ” Dengan Reperda itu, diharapkan PKL bisa melaksanakan transaksi penjualan barang dagangannya dengan rasa aman dan nyaman serta mampu meningkatkan perekonomian keluarga. ” pungkasnya.

Lahirnya Kota Cerdas di Indonesia Lewat ITE

<img decoding=
Menteri Dalam negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian memotivasi lahirnya kota-kota cerdas di Indonesia melalui Integrated Technology Event (ITE) atau pameran teknologi terintegrasi yang digelar hybrid di Surabaya pada 1-2 Desember 2021.

” Pameran ini sebagai tanda dan motivasi agar segera dilakukan transformasi digital menuju smart city atau kota cerdas. ” tuturnya kepada wartawan usai pembukaan pameran ITE di Ballroom Grand City Surabaya.

Ia berpendapat kota-kota cerdas sudah berkembang di dunia dan Pemerintah Pusat tengah mengupayakan dengan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi komunikasi. Kemudian dirinya menerangkan, jika kota cerdas dengan infrastruktur teknologi informasi komunikasi yang terintegrasi, dapat mempermudah semua urusan. Mulai dari pemerintahan efektif dan efisien, pelayanan publik lebih baik, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Akan Dibangun Kesadaran Awareness Tentang Pentingnya Teknologi

Bukan itu saja lanjutnya, komunikasi masyarakat akan semakin intensif dan pengaduan masyarakat lebih cepat dengan mengurangi kontak fisik. Sehingga, dapat menekan moral hazard, seperti mencegah kemungkinan terjadinya pungutan liar maupun tindakan korupsi. ” Ke depan, kami akan terus memperbaiki dan meningkatkan kemampuan itu dan membangun kesadaran awareness tentang pentingnya teknologi informasi komunikasi dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih, pelayanan lebih baik, kualitas kehidupan masyarakat di kota-kota Indonesia lebih baik. ” imbuhnya.

Meski begitu mantan Kapolri ini mengakui, bila pembangunan kota-kota cerdas di Indonesia masih memiliki sejumlah hambatan. Adapun salah satunya terkait jaringan internet yang masih belum merata, namun pemerintah berkomitmen akan segera diselesaikan. Sedangkan sebagai wujud dukungan pada pertumbuhan kota-kota cerdas di Indonesia, Tito Karnavian mengatakan perlu adanya perubahan-perubahan yang dilakukan. Misalnya dengan mengubah pola pikir masyarakat dari yang biasanya bekerja biasa-biasa saja agar dilakukan transformasi.

Lebih jauh dikatakan, dengan didukungnya kota cerdas oleh Presiden RI Joko Widodo, maka peluang-peluang besar dalam pelaksanaan semakin terbuka, terutama mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih dan mempermudah pengambilan keputusan.” Butuh juga mengubah pola pikir pimpinan atau pejabat daerah, memberikan kesadaran pentingnya informasi teknologi, sehingga butuh adanya pelatihan atau seminar yang diperlukan. ” pungkasnya.


Apa Itu Kota Cerdas

Konsep Kota Cerdas (smart city) awalnya diciptakan oleh perusahaan IBM. Sebelumnya berbagai nama sempat dibahas para ahli dunia dengan nama digital city atau Kota Cerdas (smart city) . Intinya Kota Cerdas (smart city) ini menggunakan teknologi informasi untuk menjalankan roda kehidupan kita yang lebih efisien. Versi IBM, Kota Cerdas (smart city) adalah sebuah kota yang instrumennya saling berhubungan dan berfungsi cerdas. Kota Cerdas (smart city) adalah sebuah konsep kota cerdas/pintar yang membantu masyarakat yang berada di dalamnya dengan mengelola sumber daya yang ada dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat/lembaga dalam melakukan kegiatannya atau pun mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya.

Kota Cerdas (smart city) cenderung mengintegrasikan informasi di dalam kehidupan masyarakat kota. Definisi lainnya, Kota Cerdas (smart city) didefinisikan juga sebagai kota yang mampu menggunakan SDM, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi, dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat (Caragliu,A ., dkk dalam Schaffers,2010:3).

<img decoding=

Konsep Kota Cerdas (smart city) pada umumnya meliputi:

  1. Sebuah kota berkinerja baik dengan berpandangan ke dalam ekonomi, penduduk, pemerintahan, mobilitas, dan lingkungan hidup.
  2. Sebuah kota yang mengontrol dan mengintegrasi semua infrastruktur.
  3. Kota Cerdas (smart city) dapat menghubungkan infrastuktur fisik, infrastruktur IT, infrastruktur sosial, dan infrastruktur bisnis untuk meningkatkan kecerdasan kota.
  4. Kota Cerdas (smart city) membuat kota lebih efisien dan layak huni.
  5. Penggunaan smart computing untuk membuat Kota Cerdas (smart city) dan fasilitasnya saling berhubungan dan efisien.

Kota Cerdas (smart city) mempunyai 6 dimensi, yaitu Smart Government, Smart Economy, Smart Live, Smart Living, Smart People, dan Smart Mobility. Berikut adalah penjelasan lebih lanjutnya.

  • Ekonomi pintar (inovasi dan persaingan), semakin tinggi inovasi-inovasi baru yang ditingkatkan maka akan menambah peluang usaha baru dan meningkatkan persaingan pasar usaha/modal.
  • Mobilitas pintar (transportasi dan infrastruktur), pengelolaan infrastruktur kota yang dikembangkan di masa depan merupakan sebuah sistem pengelolaan terpadu dan diorientasikan untuk menjamin keberpihakan pada kepentingan publik.
  • Masyarakat pintar (kreativitas dan modal sosial), pembangunan senantiasa membutuhkan modal, baik modal ekonomi (economic capital), modal usaha (human capital), maupun modal sosial (social capital). Kemudahan akses modal dan pelatihan-pelatihan bagi UMKM dapat meningkatkan kemampuan keterampilan mereka dalam mengembangkan usahanya. Modal sosial termasuk elemen-elemen seperti kepercayaan, gotong-royong, toleransi, penghargaan, saling memberi dan saling menerima serta kolaborasi sosial memiliki pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi melalui berbagai mekanisme seperti meningkatnya rasa tanggungjawab terhadap kepentingan publik, meluasnya partisipasi dalam proses demokrasi, menguatnya keserasian masyarakat dan menurunnya tingkat kejahatan.
  • Lingkungan pintar (keberlanjutan dan sumber daya), lingkungan pintar itu berarti lingkungan yang bisa memberikan kenyamanan, keberlanjutan sumber daya, keindahan fisik maupun non fisik, visual maupun tidak, bagi masyarakat dan publik lingkungan yang bersih tertata, RTH yang stabil merupakan contoh dari penerapan lingkungan pintar.
  • Cerdas hidup (kualitas hidup dan kebudayaan), berbudaya berarti bahwa manusia memiliki kualitas hidup yang terukur (budaya). Kualitas hidup tersebut bersifat dinamis, dalam artian selalu berusaha memperbaiki dirinya sendiri. Pencapaian budaya pada manusia, secara langsung maupun tidak langsung merupakan hasil dari pendidikan. Maka kualitas pendidikan yang baik adalah jaminan atas kualitas budaya, dan atau budaya yang berkualitas merupakan hasil dari pendidikan yang berkualitas.

Pemerintahan yang cerdas (pemberdayaan dan partisipasi), kunci utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan adalah Good Governance, yang merupakan paradigma, sistem dan proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang mengindahkan prinsip-prinsip supremasi hukum, kemanusiaan, keadilan, demokrasi, partisipasi, transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas ditambah dengan komitmen terhadap tegaknya nilai dan prinsip desentralisasi, daya guna, hasil guna, pemerintahan yang bersih.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline