Reisa: Antusiasme Vaksinasi Tinggi, Level PPKM Makin Turun

Syahrul Ibrahim

Nusantarasatu.id – Disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro, level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terus mengalami penurunan karena adanya antusiasme tinggi dari masyarakat pada kegiatan vaksinasi. “ Selain solidaritas masyarakat yang diperlihatkan, masyarakat dengan saling membantu dan menaati protokol kesehatan serta peraturan PPKM darurat seperti menurunkan mobilitas. ” terang Reisa dalam Keterangan Pers Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 yang diikuti secara daring di Jakarta.

Turunnya Level PPKM di Daerah, Karena Minat Vaksinasi Tinggi Dari warga

Ia juga menambahkan, bila uji coba adaptasi kebiasaan baru dengan pembukaan bertahap yang dilakukan pada bulan Oktober 2021 lalu, menjadikan kota-kota di Indonesia seperti Kota Blitar, Jawa Timur berhasil menurunkan level PPKM hingga mencapai level 1. Adapun penurunan level PPKM di daerah tersebut, juga didukung oleh tingginya antusias warga masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menjalankan vaksinasi Covid-19.

Reisa menyebutkan, bahwa saat ini pemerintah terus menggencarkan proses vaksinasi di setiap daerah supaya dapat sampai ke masyarakat. Terutama sambungnya, pada kelompok rentan seperti penduduk lanjut usia (lansia) agar segera membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) secara penuh. Dan agar bisa memperluas cakupan vaksinasi sampai pada kelompok rentan lanjut Reisa, pemerintah daerah perlu membantu melalu beragam upaya. Seperti perluasan sentra vaksinasi, memanfaatkan vaksin keliling serta menggalakkan vaksinasi secara door to door atau menjemput orang yang memiliki kesulitan mendapat akses vaksin.

Lebih Dari 215 Juta Dosis Vaksin Disuntik Ke Masyarakat di Indoensia

Bukan itu saja, kampanye mengenai vaksinasi dan mutu vaksin melalui media juga harus dijalankan oleh pemerintah daerah yang ada di seluruh provinsi. Hal ini dimaksudkan, supaya masyarakat yang masih ragu dapat ikut disuntik vaksin Covid-19. Pada kesempatan ini ia turut menerangkan, sudah lebih dari 215 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Untuk itu dirinya mengingatkan, bagi warga masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, untuk segera mendaftarkan diri sebagai salah satu bentuk antisipasi mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

Lebih jauh ia meminta kepada semua pihak, untuk terus bahu membahu mengantarkan keluarga yang belum divaksin guna mendaftarkan diri dan saling mengedukasi agar tidak memilih-milih merek vaksin yang telah disediakan pemerintah. Iapun menuturkan, meskipun level PPKM di setiap daerah sudah mengalami pelandaian, seluruh pihak dhiimbau tetap memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan dan selektif dalam melakukan mobilitas sosial. “ Pemerintah sekarang tumbuhkan kesadaran agar tangani wabah COVID-19 dari titik sekecil apapun sebelum menjadi besar. Selesaikan sebelum menyebar dengan cepat. ” pungkasnya.

Tinggalkan komentar