Platform Lokapasar Diminta Prioritaskan Produk UMKM Lokal

Nur Afni

Dalam keterangannya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate meminta, agar penyelenggara platform lokapasar lebih prioritaskan produk UMKM lokal buatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam platform yang mereka punnya. Hal tersebut kata Menkominfo, sebagai wujud dukungan dari penyelenggara platform lokapasar terhadap produk Indonesia. Lebih jauh dirinya menyampaikan, bahwa Indonesia memiliki sekitar 64 juta unit UMKM. Dimana mereka menyumbang 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. ” Kita harus pastikan UMKM bisa bertahan. ” ucap Johnny.

Lebih jauh dirinya menambahkan, bila dari seluruh UMKM yang ada, data terbaru Kominfo menunjukkan sudah ada 18 juta unit yang bergabung ke platform lokapasar (marketplace) digital. Terkait hal tersebut lanjut Johnny, pemerintah saat ini tengah membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi secara besar-besaran di seluruh Indonesia. Keberadaan infrastruktur jelasnya, akan membuat lebih banyak wilayah yang terjangkau jaringan telekomunikasi, terutama internet.

<img decoding=
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate

Pemerintah Minta Lokapasar Bantu Tingkatkan Bisnis Produk UMKM Lokal

Dengan terjangkaunya jaringan internet tersebut lanjut Menkominfo RI, juga akan mendorong pelaku UMKM untuk berjualan di platform dalam jaringan. Pasca masuknya produk UMKM lokal ke lokapasar digital, orang nomor satu di lingkungan Kemenkominfo RI inipun meminta, supaya penyelenggara platform membantu UMKM meningkatkan bisnis mereka. ” Tingkatkan bisnis mereka dan pastikan produk mereka ada (di dalam platform digital). ” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Johnny G Plate juga menekankan, bahwa bukan hanya memprioritaskan UMKM saja, iapun meminta agar penyelenggara platform lokapasar untuk menjaga ketahanan dan keamanan digital mereka sebaik mungkin. ” Pastikan manajemen keamanan yang layar karena konsumen percaya dan bergantung pada kalian. ” pungkasnya.

Adanya manajemen keamanan yang handal, dapat berarti menggunakan teknologi enkripsi terkini dan diterapkan di seluruh sistem. Sehingga, mempunyai talenta yang cakap soal teknologi terkini juga terang Johnny G Plate, tidak kalah penting untuk menjaga keamanan siber. Lantas iapun sempat menjelaskan apa saja program yang dilakukan oleh Indonesia guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Diantaranya, pemerintah Indonesia membangun infrastruktur digital berupa penggelaran kabel serat optik, pembangunan satelit multifungsi yang dijadwalkan meluncur tahun depan dan membangun menara base transceiver station (BTS) di wilayah 3T agar terhubung ke jaringan 4G. Bukan hanya membangun infrastruktur, namun pemerintah juga mengadakan pelatihan guna meningkatkan kecakapan digital masyarakat, dimulai dari tingkat pemula.

Leave a Comment