Mahfud MD Ingatkan Mahasiswa di Luar Negeri Supaya Pulang

Syahrizal Rahim

Nusantarasatu.id – Para mahasiswa Indonesia yang berada di luar negeri, diingatkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Mahfud MD untuk kembali ke tanah air. “ Pergilah menuntut ilmu, timbalah pengetahuan dan pengalaman sebanyak mungkin. Jadilah, orang hebat! Tetapi ingat, anda harus memastikan diri kembali pulang untuk membangun masyarakat, membangun negeri, dan membangun peradaban bangsa ini. ” tegas Mahfud MD ketika memberi arahan secara virtual ke para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Jakarta.

Jangan Tiru Perilaku Orang Koruptif Dalam Bekerja

Bangsa dan negara sambung Mahfud, menunggu pengabdian para mahasiswa untuk bersama-sama mewujudkan visi Indonesia Emas pada tahun 2045. Untuk itu dirinya berpesan kepada para mahasiswa Indonesia, penerima beasiswa LPDP, yang berada di luar negeri, untuk punya visi antikorupsi. “ Jangan meniru perilaku orang-orang koruptif dalam bekerja. Bekerjalah secara tertib dan profesional.a ” ucap Mahfud dalam acara audiensi virtual bertajuk ‘Refleksi Merah Putih: Aku Pergi untuk Kembali’.

Pada pertemuan tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD bukan hanya menyampaikan arahan saja, namun melakukan berdialog dengan sejumlah penerima beasiswa. Salah satu penerima beasiswa LPDP yang diterima di Program Magister Public Policy University of Melbourne, Australia, pun melayangkan satu pertanyaan ke Mahfud MD. “ Prof Mahfud tadi menyampaikan, kita harus kembali ke Indonesia dan tidak boleh masuk dalam perilaku yang koruptif. Tapi, sering kali ketika kita kembali ke Indonesia, tidak dipungkiri kita dikelilingi orang-orang yang koruptif, apa yang harus dilakukan ketika berada di situasi seperti ini? ” tanya Rani, salah seorang penerima beasiswa LPDP.

Kemungkinan Perilaku Koruptif Kedepan Akan Selalu Ada

Mendapat pertanyaan tersebut, Mahfud pun meresponnya dengan mengatakan, bahwa kemungkinan adanya perilaku koruptif ke depan akan selalu ada. Akan tetapi, itu jadi tantangan yang harus dihadapi bersama-sama. “ LPDP adalah bagian dari pemerataan pendidikan melalui persaingan yang sehat. Kalian sekarang sedang berada di dalam situasi di mana negara terus memperbaiki diri. Kalian punya tugas untuk membawa proses ini ke arah yang sudah ditentukan peta jalannya menuju 2045. ” ujarnya.

Untuk itu dirinya meminta, agar para penerima beasiswa LPDP belajar dengan sungguh-sungguh dan memegang teguh identitas ke-Indonesia-an selama berada di luar negeri. “ Kalian pergi dengan merah putih, harus kembali dengan merah putih. Musuh anda adalah hawa nafsu anda sendiri. ” tutur mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.

Leave a Comment