Ini Adalah Berbagai Makanan Penyebab Pusing Yang Harus Anda Hindari

Beberapa makanan penyebab pusing yang sebaiknya Anda atau hindari. Simak ulasan perihal Makanan mengandung Garam, Gula, Alkohol dan Kafein

Nusantara Satu Kesehatan – Ada beberapa makanan penyebab pusing yang sebaiknya Anda batasi atau hindari. Mengurangi atau menghilangkan makanan tersebut dari diet harian Anda dapat mencegah kambuhnya pusing yang dapat mengganggu fungsi.

Pusing bukanlah penyakit, melainkan gejala penyakit tertentu. Penyebab pusing sendiri paling sering terjadi oleh BBPV karena gangguan pada pusat keseimbangan telinga. Meski bisa sangat mengganggu, kondisi ini tidak serius dan biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Perhatikan bahwa vertigo juga berbeda dengan vertigo.

Pusing adalah sensasi fisik atau lingkungan seperti sensasi berputar. Sementara itu, pusing adalah suatu kondisi di mana seseorang merasa pusing, lemas dan merasa akan pingsan. Salah satu upaya untuk mencegah gejala pusing adalah menghindari konsumsi makanan penyebab pusing. Pasalnya, makanan tersebut dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh yang pada gilirannya mengganggu pusat keseimbangan di telinga. Jenis makanan yang menyebabkan pusing

Mengkonsumsi makanan yang menyebabkan pusing dapat menyebabkan pusing sering kembali dan memperburuk gejala. Oleh karena itu, orang yang menderita pusing sebaiknya menghindari makanan berikut ini:

4 Makanan Penyebab Pusing

Makanan Yang Banyak Mengandung Garam

Asupan garam harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah hingga 5 gram per hari, atau 1 sendok teh. Asupan yang berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan cairan, yang dapat menyebabkan pusing. Untuk mencegah pusing, batasi asupan makanan tinggi garam seperti makanan cepat saji, makanan kaleng, keju, dan camilan gurih.

Makanan Yang Banyak Mengandung Gula

Makanan penyebab pusing berikut adalah makanan manis atau tinggi gula. Jika pengasupannya berlebihan, makanan yang banyak mengandung gula mampu mengganggu keseimbangan cairan, termasuk cairan di telinga. Jika keseimbangan cairan di telinga terganggu, pusing bisa terjadi. Dan untuk mencegah pusing berulang akibat mengonsumsi makanan tinggi gula, Anda perlu membatasi asupan gula harian maksimal 50 gram per hari, atau setara dengan 4 sendok teh.

Kafein

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat meningkatkan risiko pusing dan sakit kepala pada seseorang. Hal ini merupakan efek samping kafein berupa dehidrasi yang mengubah keseimbangan cairan tubuh dan akhirnya menimbulkan gejala pusing. Untuk mencegah gejala pusing berulang, Anda dapat membatasi konsumsi minuman pening dan makanan berkafein, seperti cokelat, teh, atau kopi.

Alkohol

Jika konsumsi berlebihan atau terlalu sering, minuman beralkohol dan makanan beralkohol seperti tapai dan durian dapat mengganggu keseimbangan cairan dan menyebabkan dehidrasi. Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan pusing. Oleh karena itu, konsumsi makanan dan minuman beralkohol harus dengan moderasi untuk mencegah kambuhnya pusing.

Selain makanan penyebab pusing di atas, MSG dan makanan berkolesterol tinggi juga dapat menyebabkan pusing lagi. Namun, hubungan keduanya sebagai penyebab pusing membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga

Cara Sederhana Jaga Kesehatan Ibu Hamil Muda

Pahami 7 Tanda Jika Ganguan Kolesterol Sudah Parah

Tak Cuma Nyeri Dada, Ini Ciri Lain Tanda Jantung Bermasalah

Cara Menjaga Kesehatan Telinga Yang Wajib Untuk Diketahui

6 Khasiat Bawang Putih Untuk Telinga Yang Perlu Anda Ketahui

Komen ditutup namun pingbacks terbuka

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline