Ingin Kulit Anda Sehat? Dapatkan Dari Manfaat Buah Tomat

Reza Arya

Nusantara Satu Nutrisi – Mengkonsumsi buah tomat secara teratur memiliki efek positif bagi kesehatan kulit dan juga tubuh. Tomat tidak hanya baik untuk kulit, tetapi juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, bahkan kanker.

Siapa sangka, ternyata buah yang relatif mudah Anda temukan di pasaran dengan harga terjangkau ini, memiliki manfaat kesehatan yang begitu besar. Berikut adalah beberapa manfaat buah tomat yang perlu Anda ketahui.

Beragam Manfaat Buah Tomat

Meremajakan kulit

Kehadiran kolagen (zat pendukung kulit) sangat bergantung pada vitamin C. Hal ini karena vitamin C merupakan nutrisi penting yang berperan sebagai antioksidan dalam tubuh. Selain itu, juga bermanfaat untuk mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, polusi, kerutan dan secara umum memperbaiki tekstur kulit.

Manfaat selama kehamilan

Tomat mengandung asam folat, nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Folat melindungi janin dari risiko cacat tabung saraf.

Menyehatkan Jantung

<img decoding=

Serat, kalium, vitamin C dan kolin merupakan senyawa yang terkandung dalam buah tomat dengan jumlah yang cukup untuk mendukung kesehatan jantung. Meningkatkan asupan kalium dengan mengurangi asupan natrium, adalah perubahan pola makan yang paling penting guna mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Asupan kalium yang tinggi, juga terkait dengan penurunan risiko terserang stroke, mencegah hilangnya massa otot, menjaga kepadatan mineral tulang, dan mengurangi pembentukan batu ginjal.

Mengurangi risiko kanker

Tomat mengandung beberapa antioksidan kuat seperti vitamin C dan lycopene. Sering mengkonsumsi tomat, dapat mencegah terbentuknya radikal bebas penyebab kanker, termasuk jenis yang paling umum yaitu kanker prostat dan kanker kolorektal (kanker usus).

Likopen pada tomat mampu mengurangi risiko kanker prostat, sedangkan kandungan betakaroten yang tinggi pada tomat sangat membantu dalam mencegah kanker usus besar. Menurut American Cancer Society, beberapa penelitian telah menunjukkan, bahwa orang yang diet kaya tomat, mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena jenis kanker tertentu, terutama kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker usus besar.

Menormalkan tekanan darah

Bagi penderita hipertensi, mengurangi asupan natrium sangat penting untuk menurunkan tekanan darah. Namun, karena efek vasodilatasinya, meningkatkan asupan kalium sama pentingnya. Menurut literatur ilmiah, saat tubuh menerima banyak kalium, hal ini akan menurunkan risiko kematian dari semua penyebab hingga 20 persen. Dalam hal ini, tomat juga mengandung tinggi kalium.

Manfaat tomat untuk penderita diabetes

Penelitian telah menunjukkan, bahwa penderita diabetes yang mengkonsumsi makanan berserat tinggi memiliki kadar gula darah yang lebih rendah. Dan pada diabetes tipe 2, mungkin memperoleh manfaat untuk kadar gula darah, lipid dan insulin. Secangkir tomat mengandung sekitar 2 gram serat.

Mencegah sembelit

Sembelit atau sulit buang air besar, merupakan kondisi yang sangat mengganggu, bahkan dapat meningkatkan risiko kanker usus besar jika sering terjadi. Mengkonsumsi makanan yang tinggi air dan serat, seperti tomat, dapat membantu Anda menghidrasi dan merangsang buang air besar. Serat sangat penting untuk meminimalkan sembelit dan mengeluarkan seluruh feses tanpa tersisa.

Mencegah depresi

Selain memberikan manfaat penting bagi janin, asam folat pada tomat juga dapat membantu meredakan depresi dengan cara mencegah penumpukan homocysteine yang berlebihan di dalam tubuh.

Kelebihan hormon ini bisa mencegah darah dan nutrisi mencapai otak. Bukan cuma itu, homocysteine berlebih, juga mengganggu produksi hormon serotonin, dopamin, maupun norepinefrin, yang juga mengatur suasana hati, tidur, serta nafsu makan.

Perhatian: Tomat adalah salah satu buah yang paling sering menerima pestisida. Jadi jika Anda tidak membersihkannya dengan benar, mereka bisa berbahaya bagi tubuh bila Anda konsumsi dalam jangka panjang. Pada saat yang sama, orang yang menderita maag atau gangguan lambung, harus menahan diri untuk tidak makan tomat, karena keasamannya dapat memperburuk gejala.

Orang dengan gangguan fungsi ginjal dan orang yang memakai beta-blocker (obat untuk penyakit jantung) tidak boleh overdosis kalium. Namun bagi orang sehat, konsumsi rutin berbagai buah dan sayur seperti tomat membawa banyak manfaat untuk kesehatan yang lebih baik.