Mendes PDTT Sebut Dana Desa Boleh Untuk Biayai Pendidikan

Dana desa boleh dipergunakan untuk membiayai pendidikan di desa. ” Dana Desa boleh dipergunakan untuk pendidikan

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar

Nusantara Satu Berita Nasional – Disebutkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, bahwa dana desa boleh dipergunakan untuk membiayai pendidikan di desa. ” Dana Desa boleh dipergunakan untuk pendidikan. ” tutur Halim Iskandar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Paud Dan TK di Desa Bunaran Sudah Dapat Dana Desa untuk Pendidikan

Dalam kunjungan ke Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, pria yang akrab disapa Gus Halim ini mengungkapkan, jika Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Anak Ceria dan Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi Banaran, sudah mendapatkan bantuan dari Dana Desa. “Jadi ada yang tanya, apakah Dana Desa bisa buat pendidikan? Ini terbukti di PAUD Anak Ceria di Desa Banaran yang memperoleh bantuan dari Dana Desa. ” ujarnya.

Sementara itu disampaikan oleh Kepala Desa Banaran Catur Widodo, PAUD Anak Ceria memperoleh bantuan dari Dana Desa sejak tahun 2015 lalu, ketika regulasi memperbolehkan Dana Desa untuk pendidikan. Dari Dana Desa yang didapatkan tersebut sambungnya, setiap bulan para guru PAUD dan TK memperoleh insentif dengan nilai total Rp800.000. ” Selain itu, Dana Desa juga diberikan untuk biaya operasional PAUD dan TK yang jumlahnya sesuai kebutuhan yang diajukan. ” ujarnya.

Kepala PAUD Anak Ceria Bersyukur Dapat Bantuan Dari Dana Desa

Dalam kesempatan yang sama, Kepala PAUD Anak Ceria dan TK Pertiwi Banaran Endah Harjanti, merasa bersyukur dengan adanya Dana Desa untuk operasional PAUD dan TK yang dipimpinnya. ” Kebutuhan operasional kami dibantu oleh Dana Desa, termasuk insentif bagi para pengajar. ” ucap Endah.

Di PAUD Anak Ceria dan TK Pertiwi Banaran, setiap siswa dan siswinya tidak dipungut bayaran. Bahkan, ada program penambahan gizi bagi para siswa di tempat tersebut, misalnya pemberian makanan sehat berupa daging dan telur. Disamping itu, para siswa juga rutin dicek kesehatannya seperti pengukuran kepala dan pengecekan telinga. Pada kunjungan kerjanya itu, Gus Halim juga sempat berdiskusi dengan para pendamping desa. Mendes PDTT turut berpesan kepada pendamping desa, supaya bekerja keras mengawal pembangunan di desa masing – masing. Turut hadir dalam kunjungan ini, Kepala BPSDM Luthfiyah Nurlela, Kepala Pusat SDM Desa PDTT Fujiartanto, dan pejabat Kemendes PDTT lainnya.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline