Tiba di Kupang, 300 Ton Minyak Goreng Curah Untuk NTT

Nur Afni

Sebanyak 300 ton minyak goreng curah untuk warga masyarakat NTT (Nusa Tenggara Timur), yang berasal dari pemerintah pusat, telah tiba di Kupang dengan menggunakan kapal tol laut yang disubsidi oleh Kementerian Perhubungan. Disampaikan oleh staf khusus Menteri Perhubungan Buyung Lalana kepada wartawan di Pelabuhan Tenau Kupang, bahwa keterlibatan Kemenhub adalah menyiapkan kapal untuk membawa 300 ton minyak goreng itu dari Sumatera Utara.

” Kapal yang membawa 300 ton minyak goreng itu berangkat dari Sumatera Utara pada 28 April dan baru tiba. ” tuturnya.

Lebih jauh dirinya mengatakan, jika kedatangan 300 ton minyak goreng curah itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan minyak goreng di provinsi Nusa Tenggara Timur. Iapun menerangkan, sebagai provinsi kepulauan, minyak goreng curah itu perlu didistribusikan ke sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur terutama di pulau-pulau terpencil. Sehingga nantinya sambung Buyung, warga masyarakat di pulau-pulau itu juga bisa mendapatkan minyak goreng.

” Saya rasa bahwa saat ini sudah ada banyak kapal-kapal perintis serta pelayaran rakyat. Tetapi memang perlu pengawasan baik dari pemerintah daerah dan KSOP demi keselamatan pelayaran. ” ucapnya

<img decoding=
Ilustrasi Minyak Goreng Curah

Selain Bawa 300 Ton Minyak Goreng Curah, Juga Bawa Gula Pasir Bagi Warga NTT

Pada kesempatan yang sama iapun menambahkan, pasca didistribusikan, diharapkan warga masyarakat dapat merasakan manfaat dari minyak goreng curah itu. Bukan hanya minyak goreng, kapal tol laut tersebut juga membawa 800 ton gula pasir untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Disebutkan oleh Kapala Bidang Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri Dinas Perdagangan dan Industri Nusa Tenggara Timur Maria Asbanu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kemenhub yang mau membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur dengan mensubsidi kapal untuk pengiriman dua kebutuhan pokok itu. ” Sebenarnya kami sudah menunggu kedatangan minyak goreng ini. Dan puji Tuhan hari ini tiba di Kupang. ” kata Maria.

Kebutuhan akan minyak goreng di NTT tutur Maria Asbanu, memang tinggi. Oleh sebab itu, kedatangan minyak goreng curah itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di NTT. Acara penyambutan kedatangan 300 ton minyak goreng dan 800 ton gula pasir itu dihadiri juga oleh GM Pelindo Kupang Agus Nazar, Kepala BRI Cabang Kupang Stefanus Juarto, Staf Ahli Kemenhub, BUMN dari BGR Logistik dan beberapa pihak lainnya.

Tinggalkan komentar