4 Penyebab Rasa Mual Pasca Berolahraga

Reza Arya

Nusantarasatu.id Mual Pasca Berolahraga – Kegiatan olahraga jika dilakukan dengan baik dan benar akan memberikan manfaat yang besar bagi tubuh dan pikiran. Namun terkadang, jika Anda tidak mematuhi aturan berolahraga malah merasakan mual setelah olahraga dan kurang mendapatkan hasil yang maksimal. Sebenarnya, apa yang menyebabkan rasa mual pasca berolahraga?.

1. Makanan Tidak Tercerna Dengan Baik

Diterangkan oleh Joel Seedman, Ph.D, seorang spesialis kinerja atletik dan pemilik Advanced Human Performance di Amerika Serikat, bahwa salah satu pemicu timbulnya rasa mual setelah olahraga yaitu kelebihan makanan dan cairan dalam lambung sebelum olahraga. Makanan dan cairan tersebut tidak mampu dicerna secara optimal oleh sistem pencernaan. Hal ini bisa disebabkan karena peredaran darah di saluran pencernaan tidak bekerja dengan baik.

Untuk mengantisipasi hal ini kata Joel Seedman Ph.D, Anda sebaiknya memberikan jeda antara waktu makan dan waktu berolahraga sekitar 30 menit hingga 3 jam. Di samping itu, usahakan untuk meminimalisasi konsumsi makanan berlemak tinggi sebelum memulai olahraga yang intensif.Walaupun lemak diyakini dapat membuat Anda kenyang lebih lama, namun perlu waktu yang tidak sebentar untuk mencernanya. Sebagai gantinya, Anda bisa memfokuskan konsumsi pada makanan yang mengandung sumber protein dan karbohidrat guna memberi bahan bakar pada tubuh. Selain itu, sebuah penelitian pada peserta olahraga dengan perut kosong menunjukkan, bahwa rasa mual akan lebih mungkin terjadi jika perut tidak mengkonsumsi apapun sebelum melakukan olahraga.

2. Rendah Kadar Gula Darah

Rendahnya kadar gula darah, dalam bahasa medis disebut dengan hipoglikemia, merupakan kondisi saat seseorang memiliki gula darah berada di bawah angka normal yakni 70 mg/dL. Padahal, gula dibutuhkan oleh organ-organ tubuh saat berolahraga untuk memperkuat otot. Berolahraga dengan intens untuk jangka waktu yang lama, dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Akibatnya, Anda mungkin mengalami gemetar, kelelahan, serta penglihatan kabur saat sedang olahraga. Kuncinya yaitu perbanyak konsumsi protein dan karbohidrat untuk mengatur kadar gula darah.

3. Intensitas Berolahraga Terlalu Tinggi

Setiap orang memiliki kemampuan tubuh yang berbeda untuk bisa melakukan berbagai jenis olahraga. Sebaiknya jika Anda tidak terbiasa, jangan paksa tubuh Anda untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Pasalnya, semakin keras kerja otot, maka kebutuhan oksigen juga akan semakin banyak.

Namun, ketika tubuh tidak mendapatkan kebutuhan oksigen yang cukup untuk digunakan selama berolahraga dengan intensitas tinggi, maka tubuh akan mulai menghasilkan limbah metabolik seperti ion, karbon dioksida, dan asam laktat. Hal ini juga bisa memicu timbulnya rasa lelah dan terbakar pada otot-otot tubuh. Pada intinya, rasa mual setelah olahraga, merupakan tanda bahwa intensitas olahraga Anda terlalu berlebihan. Jika hal ini sering Anda alami, cobalah untuk mengurangi intensitas latihan sedikit demi sedikit.

4. Pasokan Darah Ke Sistem Pencernaan Tidak Cukup

Waspadalah apabila Anda melakukan olahraga dengan intensitas yang terlalu tinggi. Pasalnya, darah akan lebih banyak didistribusikan ke dalam otot untuk memasok oksigen dan nutrisi. Akibatnya, darah yang diedarkan ke perut dan usus tidak terlalu banyak lalu akan memicu rasa mual. Bila hal ini sering terjadi pada Anda, sebaiknya fokus pada olahraga intensitas tinggi di satu area tubuh tertentu saja. Misalnya, saat Anda melakukan olahraga berat yang mengutamakan bagian atas tubuh (upper body), maka harus lebih santai pada bagian bawah tubuh. Hal ini diharapkan dapat menyeimbangkan aliran darah ke sekujur tubuh.

Apa Yang Dilakukan Bila Merasa Mual Pasca Berolahraga?

Apabila rasa mual muncul setelah berolahraga, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, diantaranya yaitu :

  • Bila hal ini sering Anda alami, sebaiknya kurangi intensitas olahraga secara perlahan.
  • Menghentikan olahraga secara tiba-tiba bisa memicu mual. Sebagai gantinya, jangan langsung berhenti olahraga, tapi mulailah berjalan perlahan dengan intensitas yang semakin lambat sampai Anda merasa nyaman untuk benar-benar berhenti.
  • Cobalah untuk berbaring dengan posisi kaki lebih tinggi daripada perut. Fungsinya untuk membantu mengarahkan darah kembali ke jantung dan sistem pencernaan.
  • Konsumsi cairan yang cukup selama olahraga. Pasalnya, cairan mampu mempercepat pencernaan karbohidrat, yang pada akhirnya akan mengosongkan lambung untuk membantu meringankan gejala mual.

Nahun jika rasa mual pasca berolahraga tersebut terjadi dalam frekuensi yang tidak normal, sebaiknya segeralah konsultasikan masalah ini pada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Tinggalkan komentar