Erick: Pemberian Nomor Induk Berusaha, Wujud Presiden Berpihak Pada UMKM

Mentri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa pemberian nomor induk berusaha merupakan keberpihakan Presiden Joko Widodo kepada pelaku UMKM

Menteri BUMN Erick Thohir

Nusantara satu UMKM – Disebutkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (Mentri BUMN) Erick Thohir, bahwa pemberian nomor induk berusaha (NIB), merupakan salah satu wujud keberpihakan Presiden RI Joko Widodo kepada pelaku usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM).

Kemudian orang nomor satu di lingkungan Kementerian BUMN tersebut mengungkapkan, jika pihaknya bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mendapat amanat langsung dari Presiden Jokowi untuk meningkatkan pemberian Nomor Induk Berusaha bagi para pelaku UMKM. ” Bapak Presiden RI menekankan dan menugaskan kami serta Kemenkop UKM untuk memberikan ruang sebesar-besarnya kepada UMKM, tidak hanya surat izin yang sudah bergulir yang angkanya hampir tiga juta, melainkan juga pendanaan UMKM yang terus kita dorong. ” ucap menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangannya di Jakarta.

Sementara itu disampaikan oleh Bahlil Lahadalia, bila pemberian Nomor Induk Berusaha kepada para pelaku UMKM tersebut, menjadi kolaborasi antara Kementerian BUMN, Kementerian Investasi, dan Kementerian Koperasi dan UKM. Lebih jauh iapun mengatakan, bahwa realisasi pemberian Nomor Induk Berusaha hingga bulan Oktober 2022 ini, telah mencapai hampir 2,5 juta.

Target Pemberian Nomor Induk Berusaha Bagi UMKM Capai 3 Juta Hingga Akhir Tahun

<img decoding=
Erick: Pemberian Nomor Induk Berusaha, Wujud Presiden Berpihak Pada UMKM

Adapun targetnya lanjut Bahlil, akan mencapai 3 juta sampai akhir tahun 2022 nanti. ” Alhamdulillah tadi juga banyak pelaku UMKM yang minta bantuan ke Pak Erick, baik modal kerja, penyediaan tempat, dan lain-lain. Saya pikir ini bentuk terjemahan dari Bapak Presiden RI bahwa investasi jangan hanya mengurus yang besar-besar, tapi yang kecil-kecil juga kita urus. ” tutur Bahlil.

Pada kesempatan sebelumnya Bahlil menyatakan, bahwa lewat sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko, maka penerbitan Nomor Induk Berusaha bagi UMKM kini begitu mudah, cepat, dan gratis. Meski begitu sambungnya, ia mengakui masih ada kendala perizinan OSS bagi perusahaan dengan risiko besar. Saat ini terang Bahlil Lahadalia, tingkat kemudahan investasi Indonesia terus membaik di kalangan negara anggota ASEAN. Bahkan kata Menteri Investasi/Kepala BKPM, kini hanya terpaut satu poin di bawah Singapura dalam laporan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline