Paguyuban Pawasri Semakin Solid Demi Majukan Kota Sragen

Mulyadi

Updated on:

Nusantarasatu Paguyuban Pawasri – Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Kota Sragen memiliki sejarah yang menarik untuk disimak serta dicermati. Kota sragen termasuk kota yang cukup tua, didalamnya terdapat beraneka ragam kebudayaan serta kultur masyarakatnya. Demi memajukan kotanya, masyarakat itu sendiri banyak membentuk paguyuban-paguyuban di daerah sendiri maupun di perantauan. Mereka hidup berpencar diberbagai daerah dikota-kota besar, bahkan tak sedikit yang meraih sukses diluar negeri. Namun seiring berjalannya waktu, kota sregen sendiri dirasa kurang diperhatikan oleh mereka. Bukan lantaran mereka tak mau membangun kota kelahirannya, namun banyak orang kelahiran sragen yang hendak memajukan kota kelahirannya, tetapi tak memiliki akses ke jantung pemerintahan daerah kota Sragen.

Paguyuban Wong Sragen Asri (Pawasri), dibentuk dengan tujuan untuk mewadahi para warga kelahiran Kota Sragen sekaligus menjembatani mereka agar guyub dan rukun untuk membangun kota Sragen menjadi lebih maju. Adapun paguyuban ini, beranggotakan masyarakat yang berasal dari Kabupaten Sragen serta masyarakat yang merupakan keturunan Sragen dan mengaku orang Sragen.

<img decoding=
Eko Joko Suyono

Saat di temui dikediamannya, salah satu perwakilan se-jabotabek paguyuban Pawasri, Eko Joko Suyono (54) mengatakan, berdirinya paguyuban wong sragen asri yang disingkat dengan sebutan Paswari, melalui hasil pertemuan awal sesama warga sragen di jabotabek. Adapun tujuannya, yakni untuk menjalin tali silaturahmi sesama warga perantau pada umumnya dan warga keturunan. Sedangkan asal nama paguyuban Pawasri yaitu suatu wadah atau perkumpulan yang dapat mempererat tali silaturahmi antar warga perantau dan warga Sragen yang ada di jabotabek.

Misi Paguyuban Pawasri Pererat Hubungan Kekeluargaan

Lebih lanjut Eko menjelaskan, visi dan misi paguyuban Pawasri adalah visinya menjadikan organisasi Pawasri yang berkualitas dan menjalin silaturahmi antar sesama anggota maupun masyarakat. “ Sementara misi panguyuban ini, adalah bersama-sama mempererat hubungan kekeluargaan, saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lainnya, supaya terwujud suatu kerukunan yang mulia dan hakiki serta sebagai tolak ukur dalam kerukunan bermasyarakat. Paguyuban ini terbentuk empat tahun yang lalu. Dan selama paguyuban ini terbentuk, sudah banyak kegiatan sosial yang dilakukan, salah satunya melaksanakan santunan anak yatim piatu dan kegiatan sosial yang lainnya. “ kata Eko.

<img decoding=
Komunitas

Untuk anggota Pawasri yang tergabung se-jabotabek untuk saat ini lanjut Eko, kurang lebih ada ratusan orang, “ Ada juga anggota kita yang dari luar negeri, seperti di Hongkong dan Taiwan. Tapi jumlah mereka yang dari luar negeri tidak terlalu banyak seperti di jabotabek ini. Paguyuban Pawasri ini di tiap-tiap wilayah ada perwakilannya yang disebut Korwil. “ tuturnya seraya berharap, agar kedepannya paguyuban Pawasri semakin solid, baik sesama warga perantau maupun warga asli sragen demi memajukan Kota Sragen tercinta.

Leave a Comment