Pengobatan Tradisional Thabib, Ada Skill Ada Seni

Mulyadi

Nusantarasatu.id – Tidak bisa dipungkiri, bahwa minat masyarakat banyak dalam menggunakan obat-obatan herbal dari rempah-rempah sangat di minati. Hal tersebut dikarenakan, sangat aman di kosumsi dan tidak menggunakan bahan-bahan dari kimia. Lewat pengobatan tradisional thabib demi mencari kesembuhan akan penyakit, dirasakan semakin tinggi. Adanya anggapan dari masyarakat bahwa menggunakan obat-obatan dari herbal serta pengobatan tradisional thabib lebih aman dan tidak menggunakan bahan dari kimia yang justru bisa membahayakan bagi kesehatan.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan hasil riset yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan RI menunjukkan, bahwa 69,9 persen masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad). Dimana banyak di manfaatkan oleh rumah tangga terbanyak adalah keterampilan tanpa alat 77,9 persen dan ramuan 60,0 persen. Dalam rangka untuk meningkatan pemanfaatan pelayanan pengobatan tradisional, dalam hal ini pemerintah, terus mendorong pengembangan di bidang pengobatan tradisional dengan mempersiapkan beberapa rumah sakit yang mampu memberikan pengobatan tradisional dan puskesmas dengan poli pengobatan tradisional. Selain itu, sejumlah rumah sakit swasta juga berinisiatif memasukan pengobatan tradisional dalam layanannya.

Sudah Dikenali Khasiat 9.000 Tanaman Obat

Indonesia adalah negara yang memiliki bahan baku tanaman obat begitu banyak dan beraneka ragam jenisnya yang tersebar di seluruh daerah di nusantara. Namun meski begitu, di rasakan kemampuan untuk melakukan inovasi obat herbal melalui riset masih sangat rendah. Hingga saat ini, sudah dikenali manfaat 9.000 tanaman obat dari keseluruhan 35.000 tanaman obat di Indonesia. Dan riset obat tradisional harus terus di dorong untuk menghasilkan obat-obatan tradisional yang semakin beraneka ragam dan masyarakat bisa memiliki banyak pilihan mana yang akan dimanfaatkan.

Saat di hubungi melalui sambungan saluran seluler, Sekjen Pertabi (Perkumpulan Thabib Indonesia),Thabib Muhammad Iskandar Zulkarnain, D.A.M. S.Kep, mengatakan, jika Pertabi terbentuk pada Tahun 2017,di daftarkan secara kependidikannya di Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Kemudian seiring berjalannya waktu, sejalan juga dengan kebutuhan siswa, akhirnya pada tahun 2017 didaftarkan ke Kemenkumham Perkumpulan Thabib Indonesia.

“ Jadi di mulai dari lembaga dulu baru aturannya di dinas, lalu asosiasi secara legal di daftarkan ke Kemenkumham. Dan alhamdulilah, pada tahun 2021 ini Perkumpulan Thabib Indonesia menjadi mitra kerja dari Kementrian kesehatan indonesia. Sementara ini anggota yang tergabung di perkumpulan thabib indonesia kurang lebih ada 200 orang. Tujuan di bentuknya Perkumpulan Thabib Indonesia ini adalah, sudah tertuang di peraturan permenkes, tidak semua pengobatan konvesional dapat dilakukan. Maka dari itu justru dengan adanya pengobatan tradisional thabib ini membantu meringankan tugas pemerintah dalam rangka mensejahterakan kesehatan bangsa indonesia seperti itu. “ ujarnya.

Ada Empat Model Pengobatan Tradisional Yang Diizinkan Kemenkes RI

Sementara untuk sistem pengobatan tradisional thabib ini lanjut Zulkarnain, memiliki empat model pengobatan yang diijinkan oleh Kementrian Kesehatan Indonesia. Yang pertama adalah, pengobatan Bekam, kemudian yang kedua pijat urut melayu, yang ketiga Bahtera Ramuan yang biasa di sebut Jamu, serta yang ke empat adalah Kerokan. Kerokan ini ada ilmunya luar biasa. Pengobatan tradisional thabib ini beda dengan pengobatan kedokteran. Bedanya pengobatan disini adalah pengobatan tradisional thabib mempunyai skill dan kemampuan, bahkan tanpa alat kita bisa mengobati dan membantu pasien yang membutuhkan. Di pengobatan tradisional thabib ini, ada skill dan ada seninya. “ jelas Zulkarnain.

Lebih lanjut ia menerangkan, bahwa di kalangan masyarakat luas, pengobatan tradisional thabib ini sudah di kenal secara luas. Dan pengobatan tradisional thabib juga sudah masuk keseluruh provinsi yang ada indonesia, dari ujung Sorong Papua hingga Aceh di Loksemawe. Justru kalau kembali kepada sejarah kata Zulkarnain, bahwa Ikatan Dokter Indonesia sendiri sebelumnya bernama ikatan thabib. Jadi thabib bukan hal yang baru,sebenarnya pengobatan thabib sudah lama ada tapi tidak begitu booming di masyarakat awam. Dengan adanya wadah pengobatan tradisional thabib ini, menjadi wadah yang secara legal berpendidikan ada nuformnya. Yang paling penting, ada ilmunya tidak sekedar klaim. Pengobatan thabib ini bisa di pelajari dan diajarkan bukan sekedar klaim. “ paparnya.

Berkaitan dengan pengobatan tradisional thabib ini dirinya berharap, agar kedepannya, perkumpulan thabib indonesia ini benar-benar bisa lebih maju dari segi ilmu dan bukan pilihan kedua. Serta bisa masuk ke rumah sakit – rumah sakit yang sudah di amanatkan oleh menteri kesehatan untuk membantu masyarakat. Selain itu jelas Zulkarnain, juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah khususnya dari Presiden Indonesia. “ Profesor Jim merupakan utusan dari kepresidenan untuk timur tengah yang membawa nama baik indonesia di timur tengah. Serta membawa nama baik pengobatan tradisional thabib indonesia di kancah internasional. Mudah-nudahan kedepannya ada dukungan penuh dari pemerintah, sehingga ini tidak lagi dianggap sebelah mata, tapi memang benar ilmiah dan bisa dipertanggung jawabkan. “ pungkasnya.

1 thought on “Pengobatan Tradisional Thabib, Ada Skill Ada Seni”

Leave a Comment