4 Cara Merawat Radiator Mobil Secara Benar Yang Wajib Diketahui

Syahrizal Rahim

Tidak sedikit pengguna mobil yang masih bingung dan bertanya, bagaimana cara merawat radiator mobil secara benar. Padahal, sebetulnya perawatan radiator mobil termasuk mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Hanya saja, banyak pemilik mobil yang belum memiliki edukasi lebih tentang area mesin. Radiator memiliki peranan penting untuk mendinginkan mesin mobil ketika sedang berkendara. Komponen berbentuk kotak ini biasanya dipasang di bagian depan yang terdiri dari saluran air.

Saluran air berbentuk bilah di dalam radiator ini berguna untuk melepaskan suhu panas dari mesin, sehingga suhu mesin akan tetap stabil. Untuk lebih mengetahui bagaimana cara merawat radiator mobil secara benar, simaklah tips dengan uraian dibawah ini.

Empat Cara Merawat Radiator Mobil

• Gunakan Coolant

<img decoding=
Coolant

Pemilik mobil dianjurkan menggunakan cairan coolant guna mendinginkan mesin. Cairan khusus radiator ini memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk menghindari korosi bagian dalam radiator dan bagian jalur air mesin. Mobil yang menggunakan air keran atau air biasa, umumnya bisa menghasilkan karat lebih cepat. Bahkan dalam waktu lama radiator akan lebih cepat mampet akibat kerak dari air tanah yang lama-kelamaan menumpuk dan menyumbat saluran.

• Cek Air Radiator

Untuk mobil baru, umumnya pemilik mobil tak perlu rajin mengecek kondisi air. Namun disarankan tetap melakukan pengecekan minimal sebulan sekali atau dua bulan sekali untuk mobil baru. Sedangkan untuk mobil yang usianya sudah lebih dari 10 tahun, ada baiknya rajin melakukan pengecekan minimal dua minggu sekali. Namun dengan sedikit catatan, hal ini bisa dilakukan oleh mobil yang belum pernah mengganti radiatornya.

• Periksa Kebocoran

<img decoding=
Periksa Kebocoran Radiator 1

Manfaat lain dari memakai cairan coolant yakni Anda dapat mengetahui jika terjadi kebocoran. Air coolant yang umumnya berwarna merah dan hijau, akan menetes jika ada kebocoran di bagian radiator dan selangnya. Berbeda jika menggunakan air biasa yang umumnya tidak ketahuan jika terjadi kebocoran. Tiba-tiba air di dalam reservoir sudah berkurang cukup banyak dan indikator mesin sudah naik hampir overheat. Kejadian ini sering sekali dialami oleh para pemilik mobil yang abai dalam melakukan perawatan.

• Ganti Radiator

<img loading=
Ganti Radiator Mobil

Banyak yang berpendapat, jika radiator tak perlu diganti. Sebenarnya pendapat tersebut salah, dan sebaiknya radiator ini wajib diganti secara berkala. Mobil yang sudah lebih dari 7 tahun disarankan untuk mengganti radiatornya, untuk mencegah terjadinya kebocoran. Jika kebocoran terjadi di bagian tengah mungkin masih bisa diservis, namun jika kebocoran terjadi di dinding samping, maka mau tidak mau radiator wajib diganti.

Komponen pendinginan mesin ini termasuk ke dalam kategori slow moving, di mana memang dianjurkan diganti dalam beberapa waktu. Hanya saja banyak orang yang malas mengganti radiator dengan alasan mahal dan dianggap kurang penting.

Tinggalkan komentar