DeChantique Hadirkan Rancangan Etnik Bagi Para Bankers di Jakarta

Rancangan Etnik DeChantique di Bank Indonesia (BI) menghadirkan wastra nusantara batik dan tenun asli Indonesia.

Nusantara Satu Fashion Rancangan Etnik DeChantique – Popularitas kain wastra nusantara di industri fashion tanah air sejak beberapa tahun belakangan ini kian meningkat pesat. Hal ini tidak lepas dari campur tangan para desainer yang gencar merancang karyanya dengan menggunakan kain tradisional Indonesia tersebut.

Rancangan Etnik Bagi Para Bankers di Jakarta Kreatif Festival

Adapun salah satu desainer yang konsisten memadukan kain wastra nusantara dalam berbagai rancangan busananya yaitu Nining Santoso, dengan brand DeChantique. Dalam ajang Jakarta Kreatif Festival yang terselenggara di Bank Indonesia (BI) sejak tanggal 16-18 Juni 2023, DeChantique pun turut menghadirkan wastra nusantara batik dan tenun asli Indonesia.

Nining Santoso mengungkapkan bahwa pada gelaran kali ini pihaknya menghadirkan koleksi rancangan etnik seperti Batik Pekalongan dan Tenun Ikat NTT serta NTB. “ Kali ini DeChantique menghadirkan rancangan modest fashion, artinya tidak terlalu resmi, agak kasual seperti outer dan lainnya. “ terang Nining.

Sementara itu sambungnya, rancangan etnik yang tampil dalam event tersebut, ia menggunakan Batik Pekalongan dengan ciri khas serat bambu. Karena secara warna, kata wanita peraih penghargaan Inspiring Woman untuk kategori fashion ini, penggunaan bahan serat bambu akan menjadikan warna lebih cerah dan lebih terang.

Secara pewarnaan itu beda, kalau menggunakan serat bambu, semakin dicuci warnanya akan semakin keluar. Kemudian, dengan menggunakan batik-batik berbahan serat bambu, kita juga ikut melindungi alam. Sementara untuk kain tenun, kami juga mengusung konsep zero wise. Jadi kami tidak meninggalkan sisa potongan kain dalam rancangan DeChantique, khususnya untuk yang menggunakan kain wastra nusantara. “ tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, pemilik brand DeChantique inipun menjelaskan, bila perkembangan kain etnik asli Indonesia sudah sangat pesat. Jika sebelumnya hanya dikenakan oleh orang dewasa, namun kini sudah digemari pula oleh kalangan muda serta kaum milenial. Sebab ujar Nining Santoso, dari sisi desain, baju-baju yang bertema etnik Indonesia sudah lebih modern, sehingga tidak ada lagi kesan oldies saat dikenakan.

Apresiasi Penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival

<img decoding=

Sedangkan berkaitan dengan penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival tersebut, Nining turut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Karena dengan adanya event ini kata Nining Santoso, para bankers ikut serta berkolaborasi dengan para desainer dan UMKM. Sehingga sambungnya, kekayaan wastra nusantara serta busana rancangan anak negeri bisa semakin terkenal luas lagi di berbagai kalangan.

Saya juga berharap ada keberlanjutan dari event seperti ini. Dan kita bisa terus bersinergi dengan para bankers demi untuk lebih memperkenalkan keindahan kain wastra nusantara, yang merupakan kekayaan budaya asli Indonesia. “ ujar Nining.

Tak hanya itu ungkapnya, dengan kian seringnya penyelenggaraan event seperti ini, pastinya rancangan busana-busana karya anak negeri, terutama busana koleksi DeChantique, akan semakin tinggi penenerimaan publik. Imbasnya, roda perekonomian dibidang fashion juga akan semakin baik, karena semakin banyak produksi yang dihasilkan.

Dengan begitu, bisa membuka lapangan pekerjaan yang luas di bidang industri fashion. Mulai dari para pengrajin, penjahit, desainer-desainer muda, serta pelaku fashion lainnya. Oleh karenanya, saya selalu memberikan apresiasi yang tinggi terhadap ajang seperti ini. “ tegas Nining seraya menyebutkan, jika saat ini DeChantique juga sudah Go Global dan Go Digital.

Komen ditutup

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline