Agus Gumiwang: RCID Fokus Bangun Industri Inklusif dan Berkelanjutan

Nur Afni

Updated on:

Nusantara Satu Berita Perindustrian – Disampaikan oleh Menteri Perindustrian (Kemenperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, bahwa Konferensi Regional tentang Pengembangan Industri atau Regional Conference on Industrial Development (RCID), fokus menjamin pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan. ” Forum ini berfokus pada bagaimana menjawab tantangan-tantangan terkait pemulihan kesehatan global, transformasi industri 4.0, dan transisi energi menuju green industry untuk menjamin pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan. ” ucap Agus Gumiwang Kartasasmita secara virtual, di Jakarta.

RCID Pertama Hasilkan ‘Bali Industry 4.0 Agenda’

Konferensi ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan dan menjadi tindak lanjut dari suksesnya penyelenggaraan RCID pertama yang dilaksanakan pada tanggal 8-9 November 2018 lalu di pulau Bali, yang menghasilkan ‘Bali Industry 4.0 Agenda’. Disebutkan, jika ‘Bali Industry 4.0 Agenda’ merefleksikan keinginan untuk mendorong pemerintah mempromosikan kerja sama lebih lanjut dalam menghadapi tantangan dan mengambil peluang Industry 4.0. Disamping itu, juga mendorong pentingnya menciptakan a fair level of playing field di kawasan, dan membangun platform knowledge sharing bagi negara berkembang untuk belajar dari negara di kawasan memiliki ekonomi lebih maju.

Lebih jauh diungkapkan oleh Agus Gumiwang, jika RCID ke-2 tersebut menjadi tonggak penting menuju persiapan pertemuan Trade Investment and Working Group G-20 yang akan berlangsung pada tahun 2022. Pada konteks ini, RCID ke-2 dikemas sebagai forum pendahuluan guna membahas dan mendapatkan input kawasan terhadap isu-isu prioritas di sektor industri yang akan diusung pada pertemuan Trade Industry and Investment Working Group (TIIWG) dalam Presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022. ” Indonesia menyatakan siap menyuarakan aspirasi-aspirasi dari negara-negara, khususnya negara-negara berkembang nonG-20, dalam forum-forum G20. ” tutur Menperin Agus Gumiwang.

sebagaimana yang telah diketahui bersama, konferensi itu dilaksanakan dengan format hibrid, mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Kehadiran fisik sekitar 150 orang peserta dan kehadiran virtual sekitar 400 orang peserta. Adapun para peserta RCID ini terdiri dari pejabat tinggi di bidang perindustrian dari 26 negara anggota UNIDO, Duta Besar negara-negara anggota UNIDO di kawasan Asia Pasifik, perwakilan organisasi internasional serta perwakilan Kementerian/Lembaga (K/L) dan pelaku usaha dalam negeri. RCID merupakan forum bagi negara-negara di Kawasan Asia Pasifik untuk bertukar pandangan, kebijakan, pengetahuan, dan gagasan dalam pembangunan industri.

Tinggalkan komentar