Otoritas Jasa Keuangan Catat Jumlah Startup di Indonesia Capai 2.319

Nur Afni

Nusantarasatu.id – Berdasarkan catatan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini jumlah startup atau perusahaan rintisan di Indonesia telah mencapai sebanyak 2.319, di mana dari jumlah tersebut terdapat delapan perusahaan unicorn dan satu decacorn. Sehingga dengan begitu, hal tersebut menjadikan potensi transaksi digital di Indonesia sangat luar biasa. Yaitu diperkirakan sebesar 124 miliar dolar AS pada tahun 2025 mendatang. ” Ini menjadikan kita adalah yang paling maju di Asia dan untuk itu bagi kita dampaknya jelas positif. ” jelas Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam 3rd Indonesia Fintech Summit 2021 yang dipantau secara daring di Jakarta.

Walau demikian sambung Wimboh Santoso, dirinya mengingatkan, bahwa percepatan akses digital dan inklusi yang luar biasa ini tetap harus diperhatikan. Hal ini dikarenakan, sampai saat ini belum seimbang dengan literasi yang diberikan kepada masyarakat. Masyarakat tuturnya, harus diberikan literasi yang cukup untuk melindungi diri sendiri dari berbagai produk digital di tengah penetrasi internet yang sangat luas ini. Wimboh berpendapat, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dan memahami produk digital yang cocok untuk kebutuhannya. ” Kadang banyak masyarakat yang berlebihan meminjam dana dari layanan keuangan digital karena berbagai tawaran menarik. ” imbuhnya.

Masih Banyak Masyarakat Tidak Perhitungkan Suku Bunga Pinjaman Online

Bukan itu saja, hingga kini masih banyak pula masyarakat yang tidak mengetahui legal atau tidaknya suatu layanan keuangan digital, sehingga langsung percaya saja bahkan kepada layanan keuangan digital ilegal. Iapun menuturkan, masih terdapat pula masyarakat yang tidak mengetahui atau memperhitungkan suku bunga pinjaman online dan cara melindungi data pribadi dalam partisipasinya di layanan keuangan digital. ” Ini banyak sekali yang harus kami percepat bagaimana pemahanam masyarakt dan bagaimana mengingatkannya. ” ucap Wimboh Santoso.

Oleh sebab itu, iapun menilai bila hal tersebut menjadi harapan bersama, terutama menyangkut literasi masyarakat mengenai produk keuangan digital beserta penegakan hukumnya. Aagar berkah yang luar biasa dari transaksi digital Indonesia, tidak tercemar oleh layanan keuangan digital ilegal.

1 thought on “Otoritas Jasa Keuangan Catat Jumlah Startup di Indonesia Capai 2.319”

Leave a Comment