Budi Karya: Terminal Tirtonadi Bukan Sekadar Simpul Transportasi

Mulyadi

Nusantarasatu.id – Dikatakan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, bahwa keberadaan Terminal Tirtonadi di Kota Surakarta, Jawa Tengah lebih dari sekadar simpul transportasi atau tempat naik turunnya penumpang bus saja. Ia menjelaskan, jika konsep pengembangan Terminal Tipe A diarahkan untuk bisa sekaligus menjadi tempat pertunjukkan seni dan budaya bagi masyarakat. ” Ada satu ikon baru di Solo, sehingga apa yang selama ini ada di Terminal Tirtonadi sudah bagus, akan kita tambah lagi dengan kegiatan yang menarik sebagai pusat kreasi, pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat di Solo dan sekitarnya. ” ujar Menhub Budi Karya ketika menghadiri acara ‘Di Tirtonadi, Berbuat untuk Seni Budaya Solo’.

Lebih jauh dirinya menambahkan, bila Terminal Tirtonadi kini memiliki berbagai fungsi selain menjadi simpul transportasi. Yaitu mempunyai function hall untuk pameran, resepsi pernikahan, pusat olahraga, pusat kuliner, dan pusat kesenian. Sehingga dengan adanya penambahan fungsi terminal terang Budi Karya, diharapkan semakin banyak masyarakat dari berbagai kalangan dan anak muda hingga orang tua, serta para penikmat seni yang datang ke terminal.

Diharapkan Beragam Kegiatan di Terminal Tirtonadi Bisa Naikkan Pamor

Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di jajaran Kementerian Perhubungan RI ini menyampaikan, dirinya berharap melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Terminal Tirtonadi, maka mampu turut meningkatkan pamor terminal bus. Bukan itu saja, harapannya pula bisa semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum bus. ” Jadi terminal ini memiliki berbagai fungsi tambahan untuk berkegiatan secara nyaman. Tetapi secara komersil juga menghasilkan dan menghidupi kegiatan yang ada di sini. ” tutur Menhub RI.

Kedepannya sambung Budi Karya Sumadi, konsep pengembangan Terminal Tirtonadi akan diterapkan di sejumlah simpul transportasi lainnya. Seperti stasiun kereta api, pelabuhan, hingga bandar udara. Meski begitu lanjut Menhub, pihaknya akan mencarikan format yang sesuai dengan daerah masing-masing, sesuai dengan kearifan lokal dan potensi daerah tersebut. Bukan itu saja, dalam pengembangannya, Kemenhub juga melibatkan Pemerintah Daerah dan pihak swasta untuk berpartisipasi.

Tinggalkan komentar