Budi Karya: Kebijakan Transportasi Nataru Bukan Penyekatan

Pemerintah menerapkan kebijakan pengetatan aktivitas dan pergerakan masyarakat pada masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi

Nusantarasatu.id – Dikatakan oleh Menteri Perhubungan (Kemenhub) Budi Karya Sumadi, bahwa pemerintah menerapkan kebijakan pengetatan aktivitas dan pergerakan masyarakat pada masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Langkah tersebut diambil jelas Budi Karya, dalam rangka mengantisipasi meningkatnya kasus Covid-19. “ Kebijakannya adalah pengetatan protokol kesehatan (prokes) bukan penyekatan, karena masih mempertimbangkan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. ” ucap Budi Karya di Jakarta.

Lebih jauh dirinya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan terkait, supaya mempunyai frekuensi yang sama dalam menerapkan kebijakan pengetatan mobilitas, yang akan diberlakukan pada masa libur tersebut. “ Jangan terjebak dalam ego sektoral. Kita harus komunikasikan ini dengan baik agar masyarakat paham dan dapat menerima kebijakan ini. ” imbuhnya.

Kebijakan Pengetatan Mobilitas Diterapkan di Semua Moda Transportasi

Iapun menambahkan, sesuai harapan Presiden Joko Widodo untuk mempertahankan tingkat kasus Covid-19 yang sudah rendah saat ini, maka perlu diiringi dengan penerapan kebijakan pengetatan, agar tidak terjadi peningkatan kasus usai masa libur. Secara umum lanjut Menhub RI, kebijakan pengetatan mobilitas di masa tersebut akan diterapkan di semua moda transportasi, baik di darat, laut, udara, dan kereta api. Kemenhub untuk saat ini masih melakukan sejumlah koordinasi dalam penyiapan penyusunan Surat Edaran Kemenhub tentang Petunjuk pelaksanaan Pengendalian Transportasi di masa libur Natal dan Tahun Baru.

Adapun langkah koordinasi yang dilakukan, turut melibatkan Kementerian/Lembaga, akademisi, sosiolog, pengamat transportasi, dan pihak terkait lainnya. “ Kami akan merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 dan Inmendagri, yaitu terkait pengecekan hasil vaksin, tes RT-PCR/Antigen, penggunaan aplikasi PeduliLindungi, dan ketentuan lainnya. ” kata Budi Karya.

Sektor Transportasi Darat Jadi Yang Paling Krusial

Pada kesempatan yang sama ia menjelaskan, jika sektor transportasi darat menjadi yang paling krusial. Sebab disamping harus melakukan manajemen pengaturan angkutan umum, juga harus melakukan pengaturan terhadap kendaraan pribadi baik mobil maupun motor. Beberapa langkah lainnya yang disiapkan Kemenhub terkait pengendalian transportasi di masa libur Natal dan Tahun Baru, di antaranya adalah melakukan ramp check terhadap kelaikan armada transportasi.

Bukan itu saja papar Budi Karya, pihaknya juga melaksanakan pengecekan kesehatan terhadap para awak transportasi, membentuk Posko Bersama untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara komprehensif, serta menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Disamping itu, untuk mencegah masuknya varian baru Omicron, Kemenhub telah melakukan pengendalian di pintu masuk kedatangan penumpang internasional, yaitu di Bandara Internasional dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

1 Komen
  1. […] instruksi Kapolri dan arahan dari Menko Marves, Polda Sulbar bergerak cepat dengan membangun pos penyekatan di perbatasan provinsi untuk mempertahankan Sulbar tetap berada di zona hijau. ” […]

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan dishare ke siapapun

Website ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalan Anda. Kami berharap Anda setuju dengan hal ini, namun Anda dapat memilih untuk tidak setuju. Setuju Baca lebih lanjut

Anda Segang offline