Pengusaha Diminta Wagub DKI Patuhi Aturan Kenaikan UMP Jakarta

Mulyadi

Nusantarasatu.id – Para pengusaha, diminta oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, untuk mematuhi aturan tentang kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2022 yang sudah diputuskan sebelumnya. Adapun aturan yang dimaksud oleh Ahmad Riza tersebut yakni, aturan yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Anies Baswedan mengenai kenaikan UMP DKI Jakarta tahun 2022. Dimana dalam aturan itu mengamanatkan, UMP DKI naik sebesar 5,1 persen atau berubah dari besaran sebelumnya yang naik 0,8 persen. ” Jadi saya kira semua harus patuh dan taat pada semua ketentuan ya. Saya mohon semuanya bisa memahami dan mengerti kebijakan apa yang diambil pemerintah DKI Jakarta dan pusat. ” kata Wagub Ahmad Riza di Jakarta.

Lebih lanjut dirinya menyatakan, bahwa proses yang dilalui untuk memutuskan kenaikan UMP DKI sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Orang nomor dua di jajaran Pemprov DKI Jakarta inipun turut menyebutkan, bila Pemprov DKI Jakarta sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait dengan revisi kenaikan UMP menjadi 5,1 persen. ” Pak Gubernur sudah melalui proses (yang sesuai) dan juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. ” terang Wagub.

Apindo Himbau Pengusaha Tidak Terapkan Kenaikan Upah 5,1 Persen

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta agar para pengusaha di Jakarta tidak menerapkan kenaikan UMP menjadi 5,1 persen sebagaimana tercantum dalam Keputusan Gubernur Nomor 1517 Tahun 2021. Wakil Ketua Dewan Pimpinan Apindo DKI Jakarta, Nurjaman menuturkan, bila kenaikan UMP yang akan diterapkan Apindo dan para pengusaha adalah berdasarkan Keputusan Nomor 1395 Tahun 2021 yang dibuat oleh Gubernur Anies Baswedan sebelumnya.

Dimana dalam Keputusan Nomor 1395 Tahun 2021 tersebut, kenaikan UMP DKI tahun 2022 hanya sebesar 0,85 persen. ” Masih kami imbau kenaikannya 0,85 persen. Tidak lama lagi kami juga berkirim surat ke pemerintah bahwa kami memberikan imbauan kepada perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab Apindo ke perusahaan-perusahaan di DKI Jakarta. ” ucap Nurjaman, Jumat (7/1/2022) lalu.

Leave a Comment