Ini 3 Cara Memulai Usaha Fried Chicken Anti Gagal

Syahrizal Rahim

Updated on:

Untuk memulai usaha fried chicken, ternyata butuh persiapan strategi yang matang agar tidak kalah di pasaran. Jika Anda cek menu makanan di aplikasi pesan-antar, seperti GrabFood atau GoFood, menu olahan ayam goreng banyak sekali variasinya. Mulai dari fried chicken ala Kentucky, ayam goreng gochujang dan madu ala Korea, fried chicken ala Taiwan dengan kriuk khasnya, hingga ayam goreng geprek khas Yogyakarta.

Selain itu, ukuran dan bentuknya pun bermacam-macam. Ada yang menjual satu basket isi sayap ayam saja, ayam goreng dengan ukuran sebesar jari, bola-bola ayam goreng, sampai fillet dada ayam goreng ukuran besar. Well, usaha fried chicken memang seakan tidak ada matinya. Disamping tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk modal awal, Anda juga tidak membutuhkan keahlian khusus untuk memasak ayam. Kemudian, bahan baku ayam juga sangat mudah didapat dan diolah, sehingga cocok untuk pebisnis pemula. Berikut adalah langkah-langkah agar usaha ayam fried chicken Anda laris manis.

Cara Memulai Usaha Fried Chicken

1. Tentukan Konsep Usaha Fried Chicken

Sebelum memulai, tentukan dulu lokasi dan target konsumen yang hendak Anda sasar. Misalnya di tempat yang banyak mahasiswa, membuka warung ayam geprek dengan harga murah tentu lebih menarik pengunjung daripada membuka restoran ayam. Jika modal terbatas dan tidak ingin ribet, Anda bisa menjual ayam goreng melalui gerobak. Tanpa harus mengulek sambal, menyiapkan minuman dan hanya melayani pesanan take-away. Untuk konsep usaha ayam fried chicken premium dengan harga per porsi kisaran 50 ribu rupiah, Anda bisa membuka restoran untuk family.

Umumnya, menu olahan ayam yang disajikan pun lebih beragam, seperti cordon blu atau steak dengan saus jamur. Belum menu lain seperti minuman dan pencuci mulut. Tentu butuh keahlian dan budget khusus untuk menyajikan hidangan ayam goreng premium. Dengan kecanggihan teknologi, Anda juga dapat memulai usaha rumahan ayam friend chicken dari dapur pribadi. Untuk bisnis yang satu ini, Anda harus pintar membuat strategi pemasaran secara online supaya dagangan jadi laris manis.

2. Miliki Sistem Operasional yang Rapi

Ayam goreng adalah salah satu makanan fast food paling populer dan dicari di seluruh dunia. Sehingga tidaklah heran, apabila gerai McD dan KFC tak pernah sepi dari pelanggan, khususnya anak muda yang membutuhkan makanan tanpa berlama-lama menunggu. Ayam goreng juga merupakan sajian yang tetap enak meski tidak disajikan saat itu juga. Saat rasa renyahnya berkurang, Anda pun bisa menghangatkannya kembali dengan mudah.

<img decoding=
ilustrasi sistem operasional

Praktis, cepat, enak. Memulai usaha ayam fried chicken tentu harus mempertimbangkan hal tersebut. Pastikan Anda memiliki sistem operasional yang rapi, standar kebersihan yang oke, serta order flow yang cepat. Siapkan jauh-jauh hari jika Anda memerlukan sistem pre-order, layanan pesan-antar, atau skema antrian agar pelanggan tidak menumpuk.

3. Siapkan Budget Untuk Pemasaran Online

Buatlah akun media sosial untuk menyampaikan promosi, menu, gagasan, dokumentasi di warung/restoran, serta sarana berinteraksi dengan pelanggan. Hal ini penting supaya Anda dapat belajar dari feedback konsumen. Disamping itu, saat membuat menu paket atau promo terbatas, Anda bisa segera mempromosikannya sesuai periode yang sudah diadwalkan.

Media sosial yang cantik juga akan memperkuat branding usaha ayam fried chicken. Pilihlah logo yang sesuai dengan menu andalan Anda. Misalnya, logo ayam kepedasan karena menjual ayam geprek dengan level cabai tinggi. Anda juga bisa menarik minat pengunjung dengan mengadakan serangkaian giveaway atau kompetisi foto/video.

Berapa Modal Awal Memulai Usaha Fried Chicken?

<img decoding=
konsep usaha fried chiken

Berikut adalah analisis sederhana modal usaha jualan fried chicken di luar biaya sewa tempat selama sebulan.

Perlengkapan:

BarangJumlahEstimasi harga
Etalase/gerobak1 unitRp 2.500.000
Mesin penggorengan1 unitRp 2.000.000
Tirisan1 unitRp 70.000
Baskom3 unitRp 120.000
Talenan1 unitRp 40.000
Pisau1 unitRp 50.000
Cupit makanan1 unitRp 20.000
Mangkuk dan alat makan20 setRp 400,000
Bungkus makanan3.000 setRp 1.500.000
Banner1 unitRp 100.000
Meja3 unitRp 750.000
Kursi12 unitRp 800.000
Total biaya perlengkapan
Rp 8.350.000

Di luar itu, Anda membutuhkan biaya variabel untuk bahan makanan seperti ayam, tepung terigu, bumbu,sambal, cabai (jika ingin membuat sambal ulek), minyak goreng, gas, listrik dan lainnya. Jika ditotal selama sebulan, biayanya sekitar Rp 10.000.000. Skema di atas masih di luar biaya sewa tempat dan gaji karyawan. Setidaknya, Anda sudah bisa memulai usaha fried chicken dengan modal dibawah Rp20 juta.

Tinggalkan komentar