Menkes RI: Vaksin di Indonesia Mampu Hadapi Varian Baru Covid-19

Syahrul Ibrahim

Updated on:

Nusantarasatu.id – Berbagai jenis vaksin Covid-19 yang ada di Indonesia, diyakini oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masih cukup ampuh untuk menghadapi varian-varian baru virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. ” Kesimpulan kami, sampai sekarang kalau ada varian virus yang masuk (baik) anak atau cucuya, Insya Allah harusnya kekebalan yang sudah terbentuk masih cukup untuk menanggulangi. ” ujarnya ketika menyampaikan keterangan di Kantor Presiden Jakarta.

Beragam Varian Virus Covid-19 Varian Delta Sudah Menyebar di Indonesia

Seusai menghadiri rapat terbatas dengan topik ‘Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)’ yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, ia menyebutkan, saat ini berbagai varian virus Covid-19 sudah menyebar di Indonesia. ” Memang varian Delta itu kodenya B.1.617.2 itu sudah punya anaknya ada AY.4, AY.23, AY.24. Nah, yang terbanyaknya di Indonesia itu anaknya atau sub-variannya AY.23 dan AY.24 malah sudah keluar cucunya AY.4 yaitu AY.4.2, itu yang sekarang banyak di Inggris yang disebut varian Delta Baru. ” terangnya.

Adapun varian-varian ini sambung Budi Gunadi, mempunyai mutasi genetika yang mirip dengan induk virus. ” Di Indonesia sendiri, AY.4 sudah ada, AY.23 sudah ada AY.24 sudah ada, AY.4.2 belum ada. Semua varian Delta, anaknya, sub-sub variannya, cucunya itu memiliki mutasi genetik yang mirip. ” tambah Budi Gunadi Sadikin .

Ada 10 Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia

Sebagaimana yang telah dikabarkan, virus Corona varian Delta, AY.4.2 diketahui menjadi penyebab meningkatnya kasus Covid-19 hingga 10 persen di Inggris dan sejumlah negara Eropa. Sementara untuk varian AY.23, banyak menyebar di Singapura. Sedangkan di Indonesia sendiri, terdapat 10 jenis vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke masyarakat. Yaitu vaksin Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Novavax, Johnson&Johnson, Biofarma, Cansino dan Zifivax.

Berdasarkan dari catatan Kementerian Kesehatan RI per tanggal 15 November 2021, sudah ada 130.616.514 dosis vaksin Covid-19 dosis pertama yang disuntikan, atau sebesar 62,72 persen. Sementara untuk vaksinasi dosis kedua, sudah diberikan sebanyak 84.552.446 dosis. Kemudian, ada sejumlah 1.191.298 dosis vaksinasi dosis 3 yang telah diberikan kepada tenaga kesehatan. Namun untuk lansia, baru ada 9.495.112 dosis pertama (44,05 persen) dan vaksinasi dosis kedua yakni sebesar 5.958.573 dosis.

Tinggalkan komentar